Puskesmas Sosialisasikan PSN dan THBS

Puskesmas Sosialisasikan PSN dan THBS
SOSIALISASI: Puskesmas Loano saat turun memberikan penjelasan ancaman DB di serambi Masjid Al Anwar, Sejiwan Kidul, RT 03 RW 02, Trirejo, Loano, kemarin (7/1). (ISTIMEWA)

RADAR PURWOREJO – Kasus demam berdarah (DB) menyerang dua balita di Desa Trirejo, Loano. Mengantisipasi penyebaran kasus, Puskesmas Loano melakukan penyuluhan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), serta pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Promotor Kesehatan Puskesmas Loano Ekowatiningsih menjelaskan, dua hal tersebut adalah upaya paling efektif untuk menanggulangi DB. Selain itu, masyarakat juga diberikan pemahaman terkait gerakan 1 rumah 1 jumantik (G1R1J).

Untuk menghindari perkembangbiakanya nyamuk aedes aegypti. Sebagai vektor pembawa virus demo penyebab penyakit DB. Menurutnya, ada banyak potensi tempat yang menjadi habitat perkembangbiakan  nyamuk ini.

Seperti tempat penampungan air, bahkan kran dispenser. Tempat minum burung, penampungan kulkas, atau barang-barang bekas di lingkungan sekitar. “Jangan biarkan ada genangan air di sekitar rumah atau lingkungan,” ungkpanya saat sosialisasi di Masjid Al Anwar, Sejiwan Kidul RT 03 RW 02, Trirejo, Loano, kemarin (7/1).

Menurutnya, selain mengantisipasi Covid-19, masyarakat juga perlu waspada dengan adanya DB. Mengingat penyakit ini juga membahayakan jiwa manusia. Terlebih sudah ada kasus DB di Desa Trirejo yang saat ini masih dirawat di rumah sakit.

“Balita cukup rawan terserang karena imunitas tubuhnya belum kuat. Orang dewasa juga berpotensi terserang, jadi harus diwaspadai bersama,” tegasnya.

Kepala Desa Trirejo Andi Prasetyawan mengungkapkan, penyakit DB memang harus diwaspadai dan diatasi secara cepat dan serius. Sebab secara nasional, DB menjadi ancaman. Dengan penularan yang cukup masif dan berbahaya bagi jiwa manusia. “Jaga kebersihan lingkungan dan hidup sehat. Kegiatan kerja bakti bersih-bersih lingkungan akan ditingkatkan lagi,” jelasnya. (tom/eno)

Lainnya