Bulan Ini, Targetkan Vaksinasi Anak 100 Ribu Dosi

Bulan Ini, Targetkan Vaksinasi Anak 100 Ribu Dosi
PANTAU: Bupati Magelang didampingi Kapolres Magelang saat pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Desa Banyusidi, kemarin (11/1).

Pemerintah Kabupaten Magelang targerkan vaksinasi anak usia 6-11 tahun sebanyak 100 ribu dosis di bulan in. Hal ini sebagai upaya untuk mempersiapkan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen.

Bupati Magelang Zaenal Arifin berharap, PTM dapat digelar di semua sekolah dengan adanya vaksinasi. Namun dengan catatan, penerapan PTM tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Dengan demikian, diharapkan tidak ada penularan Covid-19 di lingkungan sekolah. ” Jumlah vaksinasi anak-anak di Desa Banyusidi sekitar 111 anak,” tuturnya saat pemantauan pelaksanaan vaksinasi di Desa Banyusidi, Pakis, kemarin (11/1).

Zaenal menuturkan, vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Magelang dapat diselesaikan dalam waktu dua minggu. Utamanya dengan melibatkan banyak pihak, agar capaian vaksinasi untuk anak semakin meningkat. “Vaksinasi dosis dua untuk dewasa dan orang tua dapat tersalurkan dengan baik,” tegasnya.

Kepala Desa Banyusidi Yuwono mengatakan, vaksinasi untuk anak-anak usia 6-11 tahun akan kembali dilakukan hari ini (12/1). “Sebanyak 481 anak dari empat SD di Banyusidi,” bebernya.

Terpisah, Pemerintah Desa (Pemdes) Gondowangi, Sawangan, bekerja sama dengan Puskesmas Sawangan II turut menggelar vaksinasi anak. Dengan menyasar kurang lebih 500 anak. Kepala Desa Gondowangi Bambang Setiajid vaksinasi bertempat di Balai Desa Gondowangi. Karena jarak puskesmas yang jauh.

Menurutnya, jika semua anak di Desa Gondowangi telah melakukan vaksinasi dan persediaan vaksinnya masih ada, dia akan membuka vaksinasi anak dari desa lain. “Yang menjadi prioritas adalah anak-anak dari desa sini terlebih dahulu,” bebernya.

Untuk mengantisipasi rasa takut anak, pemdes telah menghadirkan dua badut Salamun. “Kadang ada anak yang takut ataupun minder. Akhirnya, kami mempunyai inisiatif untuk menghibur mereka agar mentalnya bisa tenang,” papar Bambang.

Sebelumnya, Bambang juga telah melayangkan undangan ke sekolah-sekolah agar para peserta didiknya ikut vaksinasi. “Ini juga merupakan salah satu upaya mendukung PTM 100 persen,” tegasnya.

Siswa kelas IV MI Muhammadiyah Surodadi 2, Nihal Makarimah mengaku, sempat merasa takut untuk melakukan vaksinasi. Namun, dia melawan rasa takut itu. “Sempat takut, tapi waktu disuntik, jadi enggak,” katanya. (cr1/eno)

Lainnya