Prioritaskan Vaksin Booster untuk Lansia

Prioritaskan Vaksin Booster untuk Lansia
Aurina Widya Hapsari

KEBUMEN, Radar Kebumen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen segera mencanangkan vaksin Covid-19 dosis tiga atau booster kepada masyarakat. Dengan sasaran utama akan diberikan bagi kelompok rentan termasuk lanjut usia (lansia).

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kebumen Aurina Widya Hapsari menjelaskan, pelaksanaan vaksin booster dijadwalkan antara 17-22 Januari. Sembari menunggu arahan dari Dinkes Provinsi Jawa Tengah. “Secara nasional sudah diluncurkan per 12 Desember. Kuota terutama yang lansia atau kelompok rentan terlebih dulu,” jelasnya, kemarin (17/1).

Aurina menambahkan, syarat bagi penerima vaksin booster harus sudah melewati masa enam bulan pasca suntikan dosis kedua. Nantinya sebelum menjalani vaksin, lansia akan dicek melalui aplikasi PeduliLindungi. “Dicek apakah sudah enam bulan atau belum. Secara sistem terintegrasi dan otomatis sudah muncul,” bebernya.

Menurutnya, pelaksanaan vaksin booster ke depan akan dilakukan secara bertahap. Disesuaikan dengan ketersediaan vaksin khusus booster. Bagi masyarakat yang menghendaki vaksin booster, bisa langsung mengunjungi layanan kesehatan terdekat. Seperti puskesmas atau rumah sakit. “Intinya datang saja. Dan sekarang kami masih proses minta alcohol swab and safety (ADS) untuk menyuntik itu, ke provinsi,” ucapnya.

Hingga kini, kata Aurina, capaian vaksin untuk lansia di Kebumen sudah mencapai 46 persen dari total yang ada. Meski begitu, dinkes masih terus mengejar target capaian vaksin untuk berbagai kalangan. “Kami sebenarnya masih fokus vaksin dosis dua. Khususnya pelajar jenjang sekolah dasar,” ucap Aurina.

Lebih lanjut, jenis vaksin booster yang akan digunakan meliputi jenis AstraZeneca, Pfizer, dan Moderna. Dalam pemberian vaksin dosis tiga, akan memperhatikan sejumlah petunjuk. Bagi yang sudah suntik dosis pertama dan kedua menggunakan Sinovac, maka untuk booster menggunakan Pfizer atau AstraZeneca. Sedangkan dosis pertama dan kedua menggunakan AstraZeneca, booster  yang diberikan jenis Moderna. “Sudah ada petunjuk dari Kemenkes. Jenis vaksin booster belum tentu sama dan suntikan setengah dosis,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Karanganyar Agus Sapariyanto mengatakan, antusias lansia untuk mengikuti vaksin booster cukup tinggi. Terlihat dari tingginya jumlah masyarakat yang melakukan pendaftaran secara online. “Pelaksanaan kalau tidak Kamis ya Sabtu. Pendaftaran aplikasi baru dibuka hari ini, sudah 75 orang,” tuturnya. (cr2/eno/er)

Lainnya