Pemkab Beri Santunan Korban Laka Laut

Pemkab Beri Santunan Korban Laka Laut
BELA SUNGKAWA: Bupati Kebumen Arif Sugiyanto didampingi jajaran Forkopimda menyerahkan klaim asuransi kepada ahli waris korban kecelakaan laut. 

KEBUMEN, Radar Kebumen – Premi asuransi, yang tercetak di tiket masuk objek wisata (obwis), bukan sekadar tulisan. Karena wisatawan yang mengalami kecelakaan di obwis akan mendapatkan santunan. Termasuk bagi korban insiden kecelakaan laut di Pantai Suwuk pada awal 2022.

Peristiwa yang menewaskan bocah dibawah umur itu masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Ahli waris korban kini telah menerima asuransi. Secara simbolis asuransi diserahkan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto kepada keluarga korban laka laut Riandi Fitria Satria di Desa Kedalemankulon, Puring, Kamis (27/1).

Asuransi diberikan kepada dua ahli waris korban meninggal dan dua korban lain yang menjalani perawatan. Pemberian klaim asuransi tersebut didasari Peraturan Bupati Nomor 75 Tahun 2017. Dimana dalam karcis masuk terncatum untuk premi asuransi setiap pengunjung sebesar Rp 500. “Kami berikan bantuan karena memang pengunjung yang masuk ke objek wisata pemerintah sudah mendapat asuransi jika terjadi kecelakaan,” jelas Bupati didampingi Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih.

Selain menyerahkan asuransi, Bupati juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Arif menjelaskan, Riandi, 8, merupakan satu dari dua korban yang ditemukan meninggal setelah terseret ganasnya ombak Pantai Suwuk. Satu korban lain adalah Ahmad Rahmadani, 9, asal Desa Gintungrejo, Gandrungmangu, Cilacap. “Alhamdulillah hari ini kami bisa bersilaturahmi dan bertemu keluarga,” katanya.

Klaim asuransi tersebut diserahkan sebagai bentuk perhatian mengingat kejadian berada di lokasi wisata yang dikelola oleh Pemkab Kebumen. Masing-masing ahli waris korban meninggal menerima asuransi sebesar Rp 16 juta. Sedangkan bagi yang menjalani perawatan diberikan Rp 2,5 juta dan Rp 1,5 juta. “Jadi laporannya pada saat kejadian ada tujuh korban, yang meninggal dua, yang dirawat di RS dua,” tambahnya.

Bupati mengimbau, bagi masyarakat ketika berwisata untuk saling menjaga antar anggota keluarga agar kejadian serupa tidak terulang. Selain itu, ia meminta pengelola wisata tidak bosan memberikan peringatan kepada pengunjung untuk tidak mandi di laut. “Pengawasannya harus ketat baik dari pihak keluarga dan pengelola agar tidak lagi terjadi adanya korban jiwa,” ucapnya.

Sementara itu, Ayah dari Riandi menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Kebumen yang telah memberikan perhatian atas peristiwa kecelakaan laut yang merenggut nyawa anaknya. “Uang yang diberikan akan digunakan untuk keperluan anak-anak yang masih sekolah,” tuturnya. (cr2/pra/er)

Lainnya