Pasar Segelap Hidupkan Perekonomian Desa Brenggong

Pasar Segelap Hidupkan Perekonomian Desa Brenggong
SERBAADA: Masyarakat menikmati suasana Pasar Segelap Brenggong yang menyajikan berbagai jenis dagangan, Minggu (30/1). (JIHAN ARON VAHERA/RADAR PURWOREJO)

RADAR PURWOREJO – Pasar Segelap di Desa Brenggong Kaligesing masih terus eksis dan semakin banyak dikunjungi warga. Meskipun masih terbilang baru, Pasar Segelap cukup menarik perhatian karena suasananya yang mirip car free day (CFD) mini. Kemeriahan itu juga terpantau kemarin (30/1).

Pantauan Radar Purworejo, Pasar Segelap ada puluhan pedagang dengan lapak yang berjejer di jalan desa tepatnya di jalan masuk sebelah SD Negeri Brenggong. Kesannya seperti di CFD. Tapi dengan konsep alam karena di sekitarnya masih banyak area persawah. “Di samping itu harganya juga terjangkau,” ujar salah satu pengunjung Mayosa Arnelia Devietma, 20, kepada Radar Purworejo.

Tempat itu sangat strategis untuk dikunjungi. Sebab, berada di pinggir Jalan Raya Kaligesing dan terlihat sangat menarik atau memikat untuk dikunjungi. Sehingga, tidak jarang ada pengunjung juga berasal dari desa yang jauh dari Desa Brenggong. Mereka rela datang bersama kerabat atau teman untuk sekadar jajan dan menikmati suasananya.

Para pengunjung, dapat memarkirkan kendaraannya di halaman SDN Brenggong dan Balai Desa Brenggong dengan tarif parkir seikhlasnya. “Bisa buat jalan sehat ya, soalnya kan ini modelnya lapaknya memanjang sepanjang jalan. Sehingga, sambil pilih-pilih secara tidak langsung sambil olahraga,” , ungkapnya.

Salah satu pengelola pasar minggon tersebut Supriyadi menyebutkan, kawasan ini baru dimulai sejak 7 November 2021 lalu. Yakni, ide pemerintah desa dan juga elemen masyarakat di sana, khususnya para pemuda Nahdlatul Ulama (NU).Dengan adanya Pasar Sigelap tersebut harapannya dapat membangkitkan perekonomian warga di tengah pandemi Covid-19. “Kalau bukanya, setiap Minggu mulai pukul 06.00 sampai sekitar pukul 10.00 saja,” kata dia.

Rupanya, cetusan ide pembuatan pasar minggon tersebut mendapat respons yang menarik dari masyarakat. Buktiknya, pedagangnya pun tidak hanya berasal dari Desa Brenggong saja, melainkan dari beberapa desa tetangga. Seperti, Cangkrep, Baledono, dan seterusnya.

Di sana, mereka banyak menjajakan aneka jenis produk. Mulai dari kuliner modern atau tradisional, bermacam jenis sandang atau pakaian, mainan anak, hingga kebutuhan sembako. Tak hanya itu, makanan kekinian dan jajanan ala- ala milenial juga tersaji. Murah meriah. Misalnya, gorengan, sosis bakar, es boba, aneka pakaian, bawang merah, bawang putih, aneka sayur siap saji, jajanan pasar, dan sebagainya. Selain itu, juga ada wahana bermain anak, sehingga sangat cocok juga jika membawa anak-anak. (han/din)

Lainnya