Menang, Widodo Diarak Keliling Kampung Dinaikkan Gerobak

Menang, Widodo Diarak Keliling Kampung Dinaikkan Gerobak
MERIAH: Widodo, Ketua RW 02 Kelurahan Keseneng, Kecamatan/Kabupaten Purworejo saat diarak menggunakan gerobak usai terpilih sebagai Ketua RW 02 Kelurahan Keseneng dalam Pil-KW. (HENDRI UTOMO/RADAR PURWOREJO)

RADAR PURWOREJO – Demokrasi itu menjalar di akar rumput. Tidak hanya legislator, presiden, gubernur, bupati, wali kota atau kepala desa saja yang bisa dipilih dalam prosesi pemilihan umum. Buktinya ketua Rukun Warga (RW) di Kelurahan Keseneng, Kecamatan/Kabupaten Purworejo juga dipilih secara demokratis. Warga setempat menyebutnya Pil-KW (Pemilihan Ketua RW).

Gerobak itu bermuatan Widodo. Dia adalah ketua RW 02 Kelurahan Keseneng yang terpilih dalam kontestasi Pemilihan Ketua RW (Pil-KW). Jabatan ketua RW tentu saja jabatan sosial yang sarat makna bagi warga Keseneng. Minimal bisa mengakomodasi warga ketika kerja bakti, memimpin warga ketika menggelar tikar dan memasak air untuk hidangan kopi atau teh ketika ada salah satu warga keluarganya meninggal dunia.

Mungkin bagi yang tidak paham, diberi amanat untuk menjadi Ketua RW saja bisa lempar tangan, tidak mau, malas dan ribet. Namun, gempita PL-KW di Kelurahan Keseneng mementahkan semua pendapat itu. Bukan karena alasan tunjangan atau honor yang menjanjikan sebagai ketua RW. Namun kesadaran masyarakat akan demokrasi yang perlu diapresiasi. Suasana yang terbangun bahkan tak kalah dibanding kontestasi pemilihan legislatif, pemilihan kepala daerah, atau bahkan pemilihan presiden.

Pemungutan suara diikuti seluruh warga Kelurahan Keseneng RW 02. Panitianya tak kalah hebat. Boleh dikatakan melebihi totalitas penyelenggara pemilu baik komisi pemilihan umum (KPU) dan badan pengawas pemilu (Bawaslu). Panitia berkeliling door to door untuk membawa absensi, kartu suara dan perlengkapan pencoblosan. Pemungutan suara seru lagi, digelar malam hari, warga dengan semangat datang untuk memberikan hak suara.

Ya penghitungan suara digelar malam hari, disaksikan seluruh warga. “Dari total 253 DPT yang ada, Calon nomor 01 Widodo memperoleh 102 suara. Calon nomor 02 Edi Setyo Wibowo mendapatkan 94 suara,” ucap Lurah Keseneng Sugeng Darmawan kemarin (31/1).

Dijelaskan, Pemilihan Ketua RW 02 memang didesain mengikuti tata cara dan tahapan Pemilu. Menyemarakkan pesta demokrasi, acara juga diselingi pentas kesenian rakyat (angklung dan kuda lumping,red). Panitia juga membagikan doorprize, agar semangat warga lebih terjaga.

“Selama saya menjabat sebagai Lurah di beberapa kelurahan yang ada di Purworejo, baru kali ini ada pemilihan Ketua RW yang digelar dengan sangat meriah. Di Kabupaten Purworejo mungkin baru RW 02 Keseneng ini,” jelasnya.

Menurutnya, kemeriahan dan ragam pernak-pernik yang dipersiapkan panitia penyelenggara merupakan bentuk keseriusan warga dalam menyelenggarakan pesta demokrasi di tingkat RW. Tentu saja itu membuat bangga, karena warga begitu kompak dan dewasa.

“Harapan saya kekompakan ini terus dijaga. Beda pilihan bukanlah alasan untuk perpecahan. Tetap saja, kendati ini jabatan sosial yang butuh pengorbanan bagi yang terpilih, calon terpilih tetap saja jangan jumawa, lha apa yang mau dijumawakan, yang kalah juga jangan berkecil hati, lha apa yang mau disedihkan,” ujarnya berseloroh.

Panitia, Agus Susilo menambahkan, beberapa tahapan yang dilaksanakan dalam Pil-KW dimulai dengan penjaringan calon yang diajukan atas musyawarah RT di lingkungan RW 02. Dari tiga RT yang ada, muncul dua nama. Tahapan berikutnya yakni sosialisasi calon ketua RW, dilanjutkan pemutakhiran daftar pemilih, sebelumnya akhirnya diputuskan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) dalam rapat pleno yang dihadiri seluruh panitia dan perwakilan RT. “Puncaknya adalah pemungutan dan penghitungan suara,” ucapnya.

Proses Pil-KW semakin meriah dengan sentuhan budaya RW 02 yakni angklung dan kuda kepang. Usai pemilihan, warga mengarak calon terpilih menggunakan gerobak berkeliling kampung.(din).

Lainnya