Peringati HPN dengan Orientasi Wartawan hingga Safari Sekolah

Peringati HPN dengan Orientasi Wartawan hingga Safari Sekolah
ZIARAH: Wartawan Kebumen saat mendatangi makam wartawan untuk memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2022.

KEBUMEN, Radar Kebumen – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 di Kebumen bakal berlangsung semarak. Sejumlah rangkaian kegiatan untuk memperingati hari penting bagi wartawan sudah dirancang, dan sebagian sudah terlaksana.

Dimulai dari ziarah makam wartawan senior yang telah berpulang. Berlanjut kegiatan santunan anak yatim, fun futsal, orientasi wartawan, gema sholawat untuk bangsa serta wartawan goes to school.

Ketua Panitia HPN 2022 Kebumen Mohamad Tohri menjelaskan, agenda pertama ziarah sudah terlewati. Ziarah ini memang merupakan tradisi tahunan pada peringatan HPN. Ziarah diawali ke makam Goenawan Efendi, yang dulunya seorang wartawan cetak. Serta sejumlah makam wartawan lain yang berada di Kota Kebumen.

Perjalanan ziarah berakhir di makam S Rundhayat, yang merupakan mantan PWI Perwakilan Kedu pada dekade 1980. “Ada lima makam wartawan yang kami ziarahi. Seperti kebiasaan tahun sebelumnya,” katanya kemarin (8/2).

Setelah ziarah, kegiatan dilanjutkan dengan syukuran dan sholawat untuk bangsa pada malam hari. Sementara kegiatan orientasi wartawan, fun futsal dan wartawan goes to school akan berlangsung mulai 7-10 Februari. “Tahun ini lumayan padat. Bukan berarti bebas, yang jelas tetap patuhi protokol kesehatan. Semua untuk membumikan peran jurnalistik di tengah masyarakat,” tuturnya.

Ketua PWI Kebumen Supriyanto menyampaikan, HPN merupakan momentum yang penting untuk menjawab dan mengurai permasalahan jurnalistik. Terlebih di tengah membanjirnya arus informasi di era teknologi. Menurutnya, pelaku media perlu meningkatkan kapasitasnya untuk mampu menjaga keseimbangan peran pers. “Sehingga dapat memberikan nilai edukasi,” ucapnya.

Supriyanto menambahkan, era disrupsi cukup mengkhawatirkan ketika kabar bohong dengan mudah berseliweran di dunia maya. Sosial media tumbuh pesat dan laju informasi tak bisa dibendung.

Masyarakat yang kurang memiliki pengetahuan, bisa dengan mudah menyebarluaskan. Dalam hal ini, media massa berperan penting untuk menyampaikan kebenaran. “Perkembangan teknologi informasi memunculkan tren baru masyarakat untuk mendapat informasi. Tapi produk jurnalistik tidak tergantikan,” ujarnya. (fid/eno/er)

Lainnya