Titik Keramaian Kembali Diguyur Disinfektan

Titik Keramaian Kembali Diguyur Disinfektan
KELILING KOTA: Kendaraan taktis water canon milik Polres Kebumen diterjunkan dalam penyemprotan cairan desinfektan, Kamis (10/2).

KEBUMEN, Radar Kebumen – Mengulang aktivitas pada awal pandemi Covid-19 lalu. Petugas gabungan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sejumlah titik keramaian. Kegiatan itu merupakan upaya antisipasi mencegah penyebaran Covid-19.

Wakapolres Kebumen Kompol Edi Wibowo menyampaikan, penyemprotan cairan disinfektan sempat dihentikan lantaran di Kebumen nol kasus Covid-19. Namun kondisi pasien akitif Covid-19 sekarang mulai merangkak naik. Untuk itu perlu digencarkan kembali kegiatan serupa. “Berama-sama bersatu padu, kami eksis kembali untuk mengantisipasi gejolak kenaikan kasus Covid-19 di Kebumen,” ucapnya, Kamis (10/2).

Petugas gabungan yang terlibat terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD, PMI, Satpol PP serta sejumlah relawan siaga bencana. Secara simbolis pelepasan petugas dilakukan di halaman Polres Kebumen. “Kami kerahkan kendaraan dan personel untuk melakukan penyemprotan. Kendaraan water canon juga membantu untuk penyemprotan,” jelas Kompol Edi, di sela pelepasan.

Penyemprotan dilakukan dengan rute, Jalan Tentara Pelajar ke menuju Jalan Indrakila hingga jalan Ahmad Yani. Dari Jalan Ahmad Yani, tim bergerak maju ke Jalan Soekarno-Hatta kemudian Jalan Merdeka seputar Alun-alun Kebumen yang menjadi titik keramaian. Setelah itu menuju Jalan Kusuma dilanjutkan ke Jalan Pemuda. Dari Jalan Pemuda, tim melaju ke Jalan Cendrawasih, Jalan Kutoarjo dan kembali ke Jalan Tentara Pelajar.

Kompol Edi menambahkan, penyemprotan merupakan bentuk ikhtiar dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kebumen. Selain warga tetap harus mematuhi protokol kesehatan meski telah menjalani vaksin.

Data terhimpun Satgas Covid-19, per Kamis (10/2) terdapat 140 kasus terkonfirmasi aktif Covid-19. Hingga kini, akumulasi pasien terpapar Covid-19 sebanyak 18.400 orang. Jumlah pasien sembuh sebanyak 17.043 orang. Dirawat 62 orang, isolasi 78 orang sedangkan kapasitas BOR 25,17 persen. (fid/pra/er)

Lainnya