Siapkan Rp 5,5 M untuk 1,2 Km

Siapkan Rp 5,5 M untuk 1,2 Km
DIPERBAIKI: Pekerja sedang melakukan perbaikan sementara di ruas Jalan Guyangan-Petanahan yang kondisinya rusak parah.

KEBUMEN, Radar Kebumen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen melalui dinas terkait bakal segera melakukan pemeliharaan jalan di ruas Guyangan-Petanahan. Disiapkan anggaran Rp 5,5 miliar untuk jalan sepanjang 1,2 kilometer.

Perlakuan ini sebagai tindak lanjut atas banyaknya keluhan masyarakat lantaran kondisi kerusakan jalan cukup parah. Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kebumen Bachtiar Achmad mengatakan, perbaikan jalan akan menggunakan alokasi anggaran APBD 2022 senilai Rp 5,5 miliar. Pemeliharaan jalan tersebut dikerjakan sekitar April sembari menunggu proses lelang. “Lebar sekitar enam meter dari pertigaan Guyangan ke selatan untuk penanganan kurang lebih 1,2 kilometer,” ucapnya, Senin (14/2).

Belum lama, akses masyarakat sempat tersendat karena ada sebuah truk tronton melintang di tengah jalan. Lalu lintas sempat lumpuh total akibat truk tersebut terjebak di kubangan jalan. Melihat kondisi jalan yang rusak parah, pihaknya telah melakukan penanganan darurat dengan pengurugan lubang jalan menggunakan material yang dipadatkan. “Sudah dilakukan penanganan sementara pakai urug sirtu kemudian di slender,” ucapnya.

Menurut Bachtiar, banyak faktor penyebab ruas Jalan Guyangan-Petanahan rusak parah. Tak dapat dipungkiri tekstur tanah dasar pada badan jalan tersebut cukup labil. Kondisi rusaknya jalan ini juga diperparah tingginya curah hujan. Lebih dari itu, kerusakan diakibatkan seringnya dilalui kendaraan bertonase berat antar provinsi.  “Mengingat kapasitas kendaraan yang melewati jalan tersebut melebihi daya dukung jalan, ditambah kondisi tanah dasar yang kurang mantap maka terjadi kerusakan jalan,” terangnya.

Melihat kondisi tersebut nantinya akan dilakukan penanganan menggunakan jalan rigid atau beton. Dengan pertimbangan Jalan Guyangan-Petanahan merupakan akses alternatif lalu lintas kendaraan berat. “Kami lihat dulu apakah ada tambahan bangunan pendukung atau tidak seperti talud, karena itu kan di pinggir sawah juga,” jelasnya.

Sementara itu, anggota DPRD Kebumen dari Komisi D Wahid Mulyadi berpendapat agar ruas jalan tersebut diserahkan untuk menjadi status jalan provinsi. Menurutnya, sepanjang pertigaan Guyangan hingga tembus jalan jalur lingkar selatan (JJLS) sudah layak menjadi kewenangan provinsi jika melihat lebar jalan dan akses mobilitas kendaraan yang melintas. “Lebih baik diusulkan ke provinsi saja, timbang fokus cuma ngurusi satu jalan disitu terus. Toh yang lewat rata-rata kendaraan besar. Jadi anggaran bisa digunakan ke berbagai titik,” tuturnya. (fid/pra/er)

Lainnya