Ratusan Kicau Mania Bersaing di Pesona Arahiwang

Ratusan Kicau Mania Bersaing di Pesona Arahiwang
ADU GENGSI: Keseruan lomba atau kontes kicau mania dalam gantangan yang dipusatkan di Kompleks Pesona Arahiwang, Jalan Purworejo-Jogja KK 03, Banyuurip, Purworejo, kemarin (20/2). (HENDRI UTOMO/RADAR PURWOREJO)

RADAR PURWOREJO – Ratusan penggemar burung atau yang lebih dikenal dengan kicau mania dari area Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) ambil bagian dalam lomba atau kontes gantangan burung berkicau di Kompleks Pesona Arahiwang, Jalan Purworejo-Jogjakarta KM 03, Kecamatan Banyuurip, kemarin (20/2). Ada 29 kelas yang dilombakan pada ajang kali ini.

Animo peserta sangat banyak. Maklum sudah cukup lama kontes kicau mania vakum akibat pandemi Covid-19. Kontes ini mendapat sambutan luar biasa. Antusiasme para penggemar burung kontes yang selama ini memendam hasrat untuk menampilkan jagoan mereka dalam sebuah ajang lomba. “Ini merupakan ajang silaturahmi komunitas pecinta burung, sekalian promosi Pesona Arahiwang,” ucap Ketua Panitia Fidhy Kiawan, kemarin (20/2).

Menurutnya, kelas yang paling bergengsi dalam ajang kali ini yakni murai batu dan cucak ijo. Panitia menyediakan piala, sertifikat dan uang pembina. Ke depan kegiatan ini akan menjadi agenda rutin, setiap enam bulan atau setahun sekali. “Kegiatan ini juga sekaligus untuk promosi wisata Kabupaten Purworejo,” ucap direktur PT Arahiwang Cipta Manunggal ini.

Ada 10 jenis burung yang dipertandingkan yakni burung love bird, anis merah, kacer, murai batu, branjangan, cucak hijau, cucak jenggot, pleci, kenari, dan cendet.

Salah satu peserta, Excel Candra Kartika Putra, 28, warga Kutoarjo mengungkapkan, cukup lama ia menantikan ajang lomba seperti ini. Ia memiliki berbagai koleksi burung berkicau aduan. Nomor pertama ia berhasil menang untuk jenis burung lovebird. Nama burungnya Wijaya. “Ini burung sudah mapan soalnya, sering ikut kontes bahkan sebelum pandemi setiap minggu,” ungkapnya. (tom/din)

Lainnya