Dorong Modernisasi dan Digitalisasi Pasar Purworejo

Dorong Modernisasi dan Digitalisasi Pasar Purworejo
KOMITMEN: Mendag Muhammad Lutfi didampingi Menteri BUMN Erick Thohir bersama dengan Bupati Purworejo Agus Bastian saat peresmian Pasar Purworejo, Selasa (22/2). (JIHAN ARON VAHERA/RADAR PURWOREJO)

RADAR PURWOREJO – Di era yang semakin maju, pasar-pasar didorong untuk lebih modern, baik sistem maupun teknisnya agar dapat bersaing. Digitalisasi telah mengatasi masalah ruang dan waktu dalam aktivitas usaha, Kondisi inilah yang harus dimanfaatkan oleh para pelaku usaha agar bisa mengeruk omzet secara optimal. Upaya ini pula yang akan ditempuh pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo  bekerja sama dengan BUMN untuk menyiapkan modernisasi dan digitalisasi di Pasar Purworejo.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir saat datang dalam peresmian Pasar Purworejo Selasa (22/2) lalu menyebutkan, pihaknya sedang mendorong keberpihakan terhadap para pelaku UMKM. Salah satunya BRI sedang membangun sistem bersama yaitu sebuah pasar id. “Alhamdulillah, kami sudah ada di 6.588 pasar memanyungi 190 ribu pedagang. Seperti, terkait sistem payment, informasi, pembiayaan, hingga bagaimana menyambungkan pedagang dengan pembelinya supaya lebih cepat, dan sebagainya,” ungkapnya.
Harapannya, ke depan Pasar Purworejo juga dapat terus berkembang. Yakni, menjadi pasar induk tradisional tetapi tetap tanggap tantangan globalisasi yang akan datang. Pasar induk adalah titik pusat yang penting dan harus diupgrade terus, karena dengan adanya sistem distribusi harus dimodernkan.
Bupati Purworejo Agus Bastian menyebutkan, Pasar Purworejo berukuran 12.792 meter dan dibangun di atas tanah seluas 21.638 meter. Hingga saat ini, ada sebanyak 81 kios dan 1.368 los yang ditempati oleh 1.800 pedagang.”Pembangunan konstruksi  dilaksanakan dengan APBD 2020 dengan nilai kontrak Rp 33 Miliar lebih. Sedang, untuk pembangunan landscape dengan APBD 2021 dengan nilai kontrak Rp 4,6 Miliar,” ujar dia.
Disebutkan, Pemkab Purworejo menaruh perhatian besar terhadap keberadaan pasar daerah. Mengingat, pasar memiliki arti penting dan strategis sebagai urat nadi perekonomian rakyat.”Terbukti, dari 31 pasar daerah yang ada di Kabupaten Purworejo, 90 persen di antaranya dalam kondisi yang baik. Meski demikian, pihaknya tetap mengharapkan dukungan dari pemerintah pudat dalam berbagai bentuk, untuk lebih mengoptimalkan potensi yang dimiliki Kabupaten Purworejo,” harap Bastian. (han/din)

Lainnya