Erbis Jadi Ikon SDN 1 Semanding

Erbis Jadi Ikon SDN 1 Semanding
KEBANGGAAN: Kepala SD Negeri 1 Semanding Wahyuningsih menunjukan tanaman Erbis yang menjadi ikon kebanggan sekolah.

KEBUMEN, Radar Kebumen – SD Negeri 1 Semanding, Gombong kini memiliki ikon baru. Sekolah adiwiyata ini berhasil membudidayakan tanaman buah bernama Erbis.

Tanaman Erbis tergolong mulai sulit didapati di era ini. Bahkan banyak diantaranya yang tidak tahu tanaman ini. Jadi menarik melihat apa yang dilakukan keluarga besar SD Negeri 1 Semanding Gombong yang memilih membudidayakan tanaman ini. “Karena terbilang langka dan jarang yang tertarik menanam, kami memilih menanam di sekolah sebagai ikon,” kata Kepala SD Negeri 1 Semanding Wahyuningsih, beberapa waktu lalu.

Buah hasil inovasi ini sampai sekolah memutuskan membuat logo dan dijadikan name tag untuk dibagikan ke semua warga sekolah.  Selain itu, SD Negeri 1 Semanding juga mengkampanyekan tanaman Erbis sebagai ikon sekolah melalui kanal media sosial. “Biar melekat di hati kami buatkan semacam name tag logo Erbis untuk dipasang di baju seragam. Semua rata kami bagi ke siswa, guru sampai wali siswa,” ucapnya.

Buah Erbis merupakan buah jenis markisa yang memiliki ukuran besar. Tak heran banyak yang mengatakan jika Erbis merupakan Markisa Jumbo. Erbis memiliki bentuk lebih besar 10 kali lipat buah markisa biasa.

Tanaman Erbis memiliki nama latin Passiflora guadrangularis. Merupakan jenis tanaman dari keluarga Passifloraceae. Pada bagian batang erbis terdapat daun dan bunga. Selain itu tumbuh sulur berbentuk spiral. Buah erbis berbentuk lonjong dengan panjang sekitar 20 centimeter berdiameter sekitar 15 sentimeter dengan berat 3–5 kilogram.

Bagi sebagian masyarakat Erbis terasa asing memang. Namun siapa sangka jenis tanaman buah ini dipercaya memiliki sejuta manfaat. Mulai menyehatkan jantung, penenang syaraf, Sebagai anti kejang/pereda nyeri sakit kepala dan anti kanker. Selain itu juga baik untuk pencernaan, kaya vitamin dan antioksidan, obat penderita asma serta mengatasi batuk kronis. “Bukan sekedar tanaman buah, yang jelas banyak kandungan manfaat. Untuk itu kami memilih menjadikan ikon,” tuturnya.

Tak hanya berhasil membudidayakan, SD Negeri Semanding juga berhasil menciptakan produk turunan berupa kuliner sehat yang bisa dinikmati peserta didik. Biasanya buah Erbis dibuat menjadi manisan untuk dijual di kantin sekolah. “Bisa juga dibuat manisan. Biasanya kantin juga menyediakan untuk modal nilai kewirausahaan sekolah adiwiyata kami,” tuturnya. (fid/pra/er)

Lainnya