Kasus Covid-19 di Purworejo Menurun

Kasus Covid-19 di Purworejo Menurun
PROKES KETAT: Suasana Stasiun Kutoarjo. Pada masa pandemi Covid-19, KAI tetap berkomitmen untuk menerapkan protokol kesehatan sesuai yang telah ditetapkan pemerintah. (RADAR PURWOREJO FILE)

RADAR PURWOREJO – Angka kasus Covid-19 di Kabupaten Purworejo yang juga alami tren penurunan. Berdasarkan data, penambahan kasus pada Minggu (6/3) sebanyak 67 orang dan Senin (7/3) sebanyak 44 orang. Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Purworejo Tolkha Amaruddin menyebutkan, dalam dua hari terkahir ini, masing-masing 67 orang pada Minggu (6/3) dan 44 orang pada Senin (7/3). “Angka tersebut jauh berkurang dibanding satu minggu sebelumnya, yaitu penambahan kasus bisa mencapai ratusan orang dalam sehari,” ujarnya, kemarin (8/3).

Di sisi lain PT Kereta Api Indonesia (KAI) masih menunggu kebijakan lebih lanjut terkait penghapusan syarat hasil tes RT-PCR maupun antigen bagi penumpang kereta api (KA). Saat ini, aturan masih merujuk pada surat edaran (SE) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Nomor 97/2021.”Terkait aturan bagi penumpang KA masih menunggu aturan resmi dari Kemenhub yang baru,” ujar Manajer Humas KAI Daerah Operasional (Daop) 5 Purwokerto Ayep Hanapi kepada Radar Purworejo, kemarin (8/3).

Ayep memastikan, pihaknya akan terus berkomitmen untuk mengikuti aturan dari pemerintah. Sebelum ada ketentuan lebih lanjut dari Kemenhub, baik penumpang KA jarak jauh di Daop 5 Purwokerto termasuk Stasiun Kutoarjo masih diwajibkan tunjukkan hasil negatif Covid-19.

Dikatakan, pada masa pandemi Covid-19, KAI tetap berkomitmen untuk menerapkan protokol kesehatan sesuai yang telah ditetapkan pemerintah. Tujuannya agar setiap pelanggan tetap merasa aman dan nyaman saat berada di stasiun maupun selama dalam perjalanan menggunakan KA. “KAI tetap berkomitmen untuk mengoperasikan KA sesuai ketentuan dan protokol kesehatan yang ketat. Agar penumpang tetap sehat, selamat, aman dan nyaman sampai di stasiun tujuan,” sambung Ayep.

Seperti diketahui, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan pelaku perjalanan domestik tak perlu menunjukkan hasil tes RT-PCR maupun tes Antigen. Yakni, berlaku untuk seluruh moda transportasi, baik udara, laut, maupun darat. Hal itu atas dasar tren penurunan jumlah harian kasus Covid-19 di sejumlah provinsi di Jawa dan Bali. (han/din)

Lainnya