Pasca hujan Abu, Tak Pengaruhi Jumlah Wisatawa

Pasca hujan Abu, Tak Pengaruhi Jumlah Wisatawa
RAMAI: Setelah hujan abu tipis hingga sedang yang sempat melanda beberapa desa di Kabupaten Magelang, justru tidak membuat masyarakat absen untuk berwisata.

MAGELANG, Radar Kebumen – Meski sempat diguyur hujan abu akibat awan panas guguran Gunung Merapi beberapa waktu lalu, kunjungan di objek wisata Ketep Pass, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang justru meningkat. Selain itu, Ketep Pass dinilai aman untuk dikunjungi.

Kepala Bagian (Kabag) Pemasaran dan Promosi Ketep Pass Edwar Alfian mengatakan, kawasan wisata tersebut berada di radius aman yakni delapan kilometer. Sedangkan menurut Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), radius yang tidak diperkenankan beraktivitas adalah lima kilometer.

Ian, sapaan akrabnya, mengatakan, dengan jarak aman tersebut, Ketep Pass hingga kini dapat beroperasional seperti biasa. “Artinya kami masih bisa beroperasional dan informasi dari pihak terkait, lokasi kami aman,” ujarnya saat dihubungi, Minggu (13/3).

Dia menyebutkan, hujan abu tersebut sempat membuat Ketep Pass diselimuti abu vulkanis pada Kamis malam. Meskipun hanya tipis. Namun, kata Ian, hujan abu tersebut hanya berlangsung sebentar karena turun hujan lebat di kawasan Ketep Pass yang melunturkan material abu vulkanis. Sehingga, tidak terlihat lagi abu di wilayah Ketep Pass.

Justru, Ian mengatakan, pasca terjadi awan panas guguran Gunung Merapi, terjadi peningkatan wisatawan. Tidak ada ketakutan dari mereka. Bahkan, aktivitas Gunung Merapi tersebut sudah menjadi budaya masyarakat. Terutama bagi yang hendak melihat Gunung Merapi dari dekat.

Dia menjelaskan, Ketep Pass memang menjadi objek wisata andalan untuk melihat panorama alam. Lantaran berada di antara Gunung Merapi dan Gunung Merbabu. “Di sini, mereka bisa melihat pemandangan alam dan pegunungan. Mulai dari kaki, badan, hingga puncak Merapi. Justru, tempat paling aman melihat Gunung Merapi, ya, di Ketep Pass,” imbuhnya.

Para pengunjung pun sudah paham betul mengenai aktivitas gunung tersebut. Mereka berbondong-bondong untuk mengetahui kondisi terkini Gunung Merapi. Sehingga, tidak ada pengaruh yang signifikan terkait jumlah kunjungan di Ketep Pass.  Kendati demikian, Ian menuturkan, pengelola wisata Ketep Pass tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi dan perkembangan Gunung Merapi. Pengunjung juga diwajibkan memakai masker guna mencegah penularan Covid-19, sekaligus mengantisipasi jika hujan abu kembali terjadi.

Meskipun berada pada jarak aman, namun Ian menambahkan, pengelola wisata akan terus siaga, memantau, dan berkomunikasi dengan pihak terkait. “Sabtu kemarin banyak kunjungan meski tertutup kabut, tembus hampir seribu. Hari ini juga terpantau ramai,” sebutnya.

Sementara itu, tempat wisata di sekitar Ketep Pass juga masih beroperasi, seperti Tol Kahyangan, kebun stroberi, dan jeep explore Ketep Pass. Ketiganya juga berada dalam radius aman sesuai keterangan BPPTKG. “Artinya, semua kawasan yang ada di Ketep Pass serta wisata penyangga Ketep Pass buka semuanya,” ujarnya. (aya/pra)

Lainnya