Banjir Surut, Warga Tetap Waspada

Banjir Surut, Warga Tetap Waspada
BERSIH-BERSIH: Usai banjir melanda, dropping air bersih dan giat kerja bakti di Perumahan Palapa Seren, Kamis (2/6). (BPBD PURWOREJO FOR RADAR PURWOREJO)

RADAR PURWOREJO – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Purworejo sudah mulai surut. Warga yang mengungsi sudah mulai kembali rumah masing-masing termasuk di Desa Krandegan, Bayan, Purworejo. Tapi warga diimbau tetap waspada.

Kepala Pelaksana BPBD Purworejo Budi Wibowo menyebutkan, menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sampai Juni ini intensitas hujan masih sangat tinggi dan cuaca ekstrem. “Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada. Terutama ketika intensitas hujan tinggi, untuk bisa menyelamatkan diri, keluarga, dan prioritas yang perlu diselamatkan untuk meminimalkan kerugian,” pesan Budi, Kamis (2/6).

Sementara itu, Kepala Desa Krandegan Dwinanto menyebutkan, di desanya sudah tidak ada yang mengungsi. “Sudah tidak ada, sudah pulang ke rumah masing-masing. Alhamdulillah sudah tidak ada yang tergenang air,” ujarnya.
Sementara di wilayah lain, warga yang mengungsi juga sudah kembali ke rumah masing-masing. Sub koordinator Evakuasi dan penyelamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo Iman Tjiptadi menyebutkan, saat ini kegiatan masyarakat sudah berangsur normal. “Warga yang mengungsi sudah terkondisi kembali ke rumah masing-masing. Seperti biasanya, banjir easy come easy go,” ungkapnya.

Berdasarkan data, ada sebanyak 2.795 orang atau 952 kepala keluarga terkena dampak banjir. Sekitar 229 orang mengungsi akibat banjir. Mereka mengungsi di empat lokasi yakni di Desa Pogungkalangan, Tangkisan, Krandegan, dan Bapangsari.

Seperti diketahui, banjir yang terjadi pada Rabu (1/6) lalu merendam 17 desa di tujuh kecamatan di Kabupaten Purworejo yaitu melanda Kecamatan Purwodadi, Ngombol, Bagelen, Bayan, Banyuurip, Gebang, dan Pituruh . Kini banjir sudah dilaporkan surut. Dapur umum yang sempat dibangun untuk keperluan logistik warga terdampak juga sudah dibongkar.

Warga juga sudah mulai beraktivitas normal. Namun, pihaknya juga tetap melakukan pemantauan di lapangan dan membantu warga membersihkan rumah warga, serta memberikan bantuan air bersih. (han/pra)

Lainnya