Bidan di Purworejo Harus Kompeten

Bidan di Purworejo Harus Kompeten
SELAMAT: Wabup Purworejo Yuli Hastuti SH pada peringatan HUT Ke-71 IBI sekaligus Rakercab IBI Kabupaten Purworejo beberapa waktu lalu.

PURWOREJO, Radar Purworejo – Bidan di Kabupaten Purworejo harus memiliki kompetensi yang baik. Sebab, hal itu sangat penting dan berpengaruh pada pelayanan kepada masyarakat.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Bupati Purworejo (Wabup) Purworejo Yuli Hastuti saat hadir dalam peringatan HUT ke-71 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dan rapat kerja cabang (rakercab) IBI Kabupaten Purworejo pada Jumat (17/6).

Dia menyebutkan, bidan merupakan salah satu tenaga kesehatan strategis yang memiliki tugas dan fungsi memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk meningkatkan status kesehatan ibu dan anak. Khususnya, kesehatan reproduksi perempuan dan tumbuh kembang bayi dan balita.

Diakui, peran tersebut sangat penting, mengingat status kesehatan ibu sangat menentukan kualitas anak yang akan dilahirkan. “Bidan harus senantiasa berada di tengah-tengah masyarakat agar dapat selalu tanggap dan peka sosial terhadap berbagai masalah kesehatan yang ada di masyarakat,” ungkap dia.

Dia menyebutkan, bidan harus bersinergi dengan stakeholders terkait untuk menyukseskan pelaksanaan program. Selain itu, juga meningkatkan kompetensi masing-masing. “Harapannya, dengan begitu dapat memberikan pelayanan yang berkualitas dan terbaik bagi masyarakat,” harap Yuli.

Ketua Pengurus IBI Cabang Purworejo Marjiyah menambahkan, tugas pokok fungsi bidan adalah membantu pemerintah dalam menurunkan angka kematian ibu, angka kematian bayi atau balita dan angka stunting. Harapannya, pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dapat maksimal.  “Di Kabupaten Purworejo anggota IBI ada 791 orang tetapi yang aktif 735 orang, tersebar di tujuh ranting baik yang bekerja di pemerintah, swasta maupun praktik mandiri,” jelas dia. (han/pra)

Lainnya