Pulang dari Kebumen, Diminta Kembali Bersosialisasi

Pulang dari Kebumen, Diminta Kembali Bersosialisasi
PULANG : Bintara otonomi khusus (Baotsus) asal Papua dikembalikan ke satuan setelah menjalani orientasi selama setahun di Kodim 0709 Kebumen.

KEBUMEN, Radar Kebumen – Sebanyak 19 bintara otonomi khusus (Baotsus) asal Papua telah dikembalikan ke Kodam XXVII/Cenderawasih. Mereka dikembalikan ke satuan masing-masing setelah merampungkan masa orientasi selama satu tahun di Kebumen.

Pelepasan prajurit TNI otsus tersebut berlangsung di aula Makodim 0709 Kebumen, Jumat (17/06). Pelepasan sekaligus pemberangkatan dipimpin langsung Dandim 0709 Kebumen Letkol Inf Eduar Hendri. “Jangan mudah terpengaruh oleh adanya isu-isu yang menyesatkan yang bersifat negatif dan tetap bangun kebersamaan yang harmonis di lingkungan satuan baru,” jelas Dandim.

Dandim menekankan, saat kembali ke Papua diharapkan anggota baotsus mampu mengimplementasikan ilmu tentang teritorial dan nilai positif yang telah didapat ketika berdinas di koramil. “Tetaplah berfikir, berbuat dan bertindak dengan selalu mengedepankan pikiran jernih, cerdas dan dewasa,” terangnya.

Sebelum dikembalikan ke satuan induk Dandim pun menyampaikan terima kasih sekaligus rasa bangga serta penghargaan atas dharma bhakti dan pengabdian dalam mengemban tugas di jajaran Kodim 0709/Kebumen. Selepas bertugas di Kebumen para bintara otsus juga diharapkan bisa menjadi motivator penggerak pembangunan berbagai sektor di Papua. “Para prajurit segera dapat menyesuaikan diri kembali dengan lingkungan baik di dalam maupun di luar satuan,” terangnya.

Lebih lanjut, para Baotsus juga melakukan konsolidasi serta melaporkan barangkali ada masalah yang belum terselesaikan baik menyangkut persoalan pribadi maupun kedinasan selama melaksanakan tugas operasi.

Selama setahun berada di jajaran Kodim 0709 Kebumen para Baotsus ditempa agar menjadi prajurit TNI teritorial yang profesional. Mereka dituntut baik dalam bersikap, bekerja dan berinteraksi dengan masyarakat. “Sebagai TNI harus selalu menjunjung tinggi Santi Aji. Jadikan bekal untuk diterapkan di tempat tugas baru nantinya,” imbuh dandim.

Masa orientasi, kata Dandim, merupakan fase penting bagi baotsus. Mereka diajak dan diarahkan mempelajari geo, komunikasi sosial serta bidang lain dalam ilmu teritorial. Tak hanya itu mereka juga diajarkan untuk menguasai pola kepemimpinan lapangan serta kemampuan teknis teritorial dengan masyarakat. “Kepulangan prajurit semoga dapat diterima baik oleh keluarga, kerabat maupun masyarakat,” jelasnya. (fid/pra/er)

Lainnya