Di Depan Taruna Akmil, Prabowo: Banyak Pemuda Bukan Tentara Siap Korbankan Diri untuk Negara

Di Depan Taruna Akmil, Prabowo: Banyak Pemuda Bukan Tentara Siap Korbankan Diri untuk Negara

MAGELANG – Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto melakukan lawatan ke Akademi Militer (Akmil) Magelang pada Kamis (9/11). Guna meresmikan ruang makan Husein. Di hadapan para taruna, dia berpesan agar senantiasa menjaga persaudaraan.

Sebab, jika nanti taruna terjun ke medan pertempuran, yang menyelamatkannya adalah sesama taruna lain. “Karena nanti dalam pertempuran yang di sebelah kamulah yang akan menyelamatkan kau. Suasana taruna, harus suasana persaudaraan,” tegasnya.

Baca Juga: Melihat Kirab Pamitan 356 Taruna Akmil

Karena itu, lanjut dia, hubungan junior dan senior harus terjalin dengan baik. Sebagai senior, juga harus terus membina juniornya. Bukan melakukan praktik perundungan atau bully. Lebih-lebih memberikan hukuman di luar batas kemampuan junior.

Lantaran Prabowo ingin, para taruna, baik senior maupun junior, harus menjalankan disiplin dari dalam lubuk hati yang ikhlas. Termasuk patuh dan setia terhadap pimpinan. Bukan atas dasar rasa ketakutan. “Tapi karena paham, atasan itu juga setia kepada yang di atasnya dan ujungnya setia kepada bangsa dan negara,” terangnya.

Baca Juga: Akmil Semprot Lingkungan, Imbau Terapkan PHBS

Untuk itu, dia tidak ingin mendengar budaya perundungan di lingkungan Akmil Magelang. Khususnya budaya-budaya yang berlebihan dalam menekan juniornya. “Senior dan junior itu satu korps. Saya percaya gubernur Akmil akan menjaga seluruh korps, pengasuh, dan lainnya,” imbuh dia.

Dia juga mencontohkan, banyak para pemuda yang bukan sebagai tentara, memiliki jiwa merah putih. Tanpa pamrih, tanpa jabatan, tanpa SK, dan tanpa gaji. Lebih-lebih, mereka siap berbakti serta mengorbankan diri untuk kejayaan bangsa dan negara.

Baca Juga: PPSM Magelang Harus Puas Berbagi Poin dengan Sragen United

Seperti diketahui, kunjungam Prabowo ke Akmil Magelang ini guna meresmikan ruang makan Husein. Dia bersyukur, berkat kerja keras seluruh pihak, ruang makan tersebut dapat diselesaikan dalam kurun waktu lima bulan. Menurutnya, pembangunan tersebut menjadi sejarah karena pengerjaannya tergolong cepat.

Terlebih, kata dia, tidak ada penggelembungan anggaran. “Saya juga ucapkan terima kasih. Ini (termasuk) penghargaan kita karena ingin merintis tradisi yang baik dan benar. Sebab setiap uang rakyat kita jaga, kita wujudkan untuk kepentingan rakyat,” ungkapnya.

Baca Juga: Bercat Kuning dengan Pintu Putih, Rumah Produksi Keripik Pisang Narkotika di Magelang Statusnya Ngontrak

Menurutnya, kehadiran ruang makan ini penting karena menjadi tempat berkumpulnya para taruna muda, calon perwira, calon pemimpin, maupun calon pembawa bendera kehormatan bangsa negara. Bisa dikatakan, ruang makan ini merupakan ruang berkumpulnya para kesatria. Harapannya, bisa dimanfaatkan dengan baik.

Sementara itu, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Agus Subiyanto menyampaikan, ruang makan ini merupakan momentum yang menandai semakin besar usahanya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan penyediaan fasilitas pendidikan yang memadai.

Baca Juga: Tongseng Kambing Terenak Se-Asia Tenggara. Tongseng Kabing Pak Yono, Sirahan, Salam, Magelang

Satu upaya dalam meningkatkan kualitas lembaga pendidikan seperti Akmil, yakni dengan tersedianya sarana dan prasarana yang baik. Keberadaannya diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga serta menjadi semangat baru dan motivasi yang lebih daripada taruna-taruni agar menjalankan pendidikan dengan baik.

Dia berharap, ruang makan ini akan menjadi tempat berkumpul, berbagi ilmu, dan memperkuat persaudaraan di antara para taruna-taruni di Akmil. “Tugas besar kita selanjutnya adalah sebagaimana memanfaatkan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya, dalam rangka mendorong kegiatan belajar, mengajar para taruna-taruni,” katanya. (aya)

Lainnya