Legislator Juga Diminta Gairahkan Pasar Rakyat

Legislator Juga Diminta Gairahkan Pasar Rakyat
KOMPAK : ASN di lingkungan Pemkab Kebumen memulai gerakan belanja di pasar. Gerakan perdana berlangsung di Pasar Karanganyar.

KEBUMEN, Radar Kebumen – Pedagang pasar meminta anggota dewan tidak bergeming melihat gerakan ASN belanja di pasar rakyat. Mereka menunggu langkah konkret para legislator untuk ikut memikirkan keberlangsungan ‘pasare wong cilik’. Hal ini disampaikan Ketua Paguyuban Pasar Karanganyar Taufik Hamzah, Senin (20/3).

Menurutnya, gerakan belanja menjadi bukti keberpihakan pemerintah terhadap pedagang kecil. Akan tetapi program tersebut dirasa lebih lengkap manakala ada dukungan lebih dari DPRD. “Bagus banget pegawai negeri mau belanja di pasar. Tinggal Pak Dewan langkahnya seperti apa biar pasar ramai dan jualan nyaman,” jelasnya.

Taufik berharap, para wakil rakyat tergugah melihat gerakan belanja ASN. DPRD juga diharapkan bisa memperkuat gerakan tersebut sesuai tugas dan fungsi. “Kalau ASN lewat belanja, dewan pakai fungsi kebijakan. Bagaimana buat pasar jadi magnet ekonomi,” bebernya.

Menurut Taufik yang dibutuhkan pedagang saat ini adalah komitmen antara eksekutif dan legislatif. Pedagang sangat menunggu program prioritas untuk kembali menggairahkan ekonomi pasar rakyat. “Syukur ikut belanja di pasar. Buat terobosan yang buat senang pedagang. Buktikan dewan pro sama rakyat kecil,” ucapnya.

Dia mengungkapkan, para pedagang pasar kini dalam kondisi dilematis. Ini akibat menjamurnya toko retail maupun swalayan. Belum lagi gempuran belanja online membuat pedagang hanya bisa pasrah. Hal ini menurutnya menjadi ancaman tersendiri bagi keberlangsungan pasar rakyat. “Kalau pasar dibuat nyaman mungkin beda cerita. Pedagang ditata yang bagus, fasilitas diperhatikan. Semacam itu,” ujarnya.

Sementara itu, seorang pedagang Sulastri, 45, mengaku senang pasca ada gerakan ASN belanja di pasar. Lewat gerakan ini dinilai cukup membantu pedagang kecil, terlebih disaat masa pemulihan akibat pandemi. “Kebijakan bagus. Memang untuk memajukan pasar pemerintah harus hadir,” terangnya.

Sebelumnya, para ASN di lingkungan Pemkab Kebumen sudah memulai gerakan belanja di pasar tradisional. Gerakan ini berlangsung perdana usai apel pagi di Pasar Karanganyar, Kebumen, Kamis (16/3).

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyampaikan, gerakan belanja ASN merupakan terobosan baru untuk kembali menggairahkan geliat pasar. Rencananya kegiatan ini bakal menjadi program rutin pemkab dengan menyasar pasar tradisional di Kebumen. “Kita bersama ASN melakukan grebek pasar, dengan belanja kebutuhan pokok secara serentak. Dimulai dari Pasar Karanganyar,” katanya, didampingi Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih.

Selain bupati beserta wakil, gerakan belanja turut diramaikan ratusan ASN. Meliputi unsur pimpinan dinas, para ASN setiap dinas dan camat di wilayah sekitar.  Gerakan belanja tersebut didasari melalui Surat Edaran Bupati Nomor 511.2/3258.

Dalam surat itu dijabarkan nominal uang belanja ASN disesuaikan menurut golongan jabatan. Khusus ASN eselon II minimal harus belanja sebesar Rp 250 ribu, eselon III.a Rp 200 ribu dan eselon III.b Rp 150 ribu. Sedangkan golongan eselon I atau pejabat fungsional senilai Rp 125 ribu, golongan IV, III Rp100 ribu serta golongan II dan I sebanyak Rp 50 ribu. (fid/pra)

Lainnya