Kembalikan Patung Garuda Pancasila!

Kembalikan Patung Garuda Pancasila!
SEGERA: Ketua DPRD Kabupaten Purworejo Dion Agasi Setiabudi memimpin audiensi membahas renovasi Monumen Perjuangan di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Kabupaten Purworejo kemarin (28/1). (BUDI AGUNG/RADAR PURWOREJO)

RADAR PURWOREJO – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purworejo Dion Agasi Setiabudi siap melayangkan surat rekomendasi kepada Bupati Purworejo Agus Bastian terkait renovasi Monumen Perjuangan di Jalan Brigjen Katamso Kabupaten Purworejo. Rekomendasi terkait permintaan agar patung lambang negara Garuda Pancasila dikembali ke tempat semula.

“Kami siap untuk merekomendasikan dan mendorong, serta mendesak agar pemkab melalui bupati, untuk segera mengembalikan atau menempatkan patung Garuda Pancasila di posisi semula,” tegas Dion Agasi usai memimpin audiensi dengan beberapa elemen masyarakat dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Purworejo di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Kabupaten Purworejo kemarin (28/1).

Polemik terkait renovasi Monumen Perjuangan terus bergulir. Sejumlah elemen masyarakat keberatan dengan sikap Pemkab Purworejo mengganti patung Garuda Pancasila yang selama ini diletakkan di posisi yang tinggi. Patung tersebut lantas diganti dengan patung dua siswa sekolah dasar.

Audiensi tersebut juga dihadiri Ketua Komisi II Tunaryo dan Wakil Ketua Komisi II Rohman. Ada pula sejumlah elemen masyarakat yakni Tri Joko Pranoto dari Komunitas Masyarakat Peduli Purworejo, Soekoso D.M. dari DHC 45, dan Haryanto Dje, yang merupakan pegiat seni.

Sementara itu, dari unsur organisasi perangkat daerah tampak hadir Asisten Bidang Kesra Setda Purworejo Pram Prasetya Ahmad, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purworejo Al Bambang Setyawan, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Purworejo Suranto. Ada pula Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Agung Wibowo.
Dion Agasi menyatakan, dewan secara khusus mengundang beberapa elemen masyarakat. Termasuk Legiun Veteran.

Mereka dipertemukan dengan pimpinan organisasi perangkat daerah di Pemkab Purworejo. Dewan ingin mendengarkan langsung berbagai masukan dari elemen masyarakat tersebut.

“Jadi, dalam audiensi itu, sebagai bahan tambahan untuk mendapatkan masukan untuk merumuskan rekomendasi yang tepat untuk disampaikan ke bupati,” paparnya.

Dion Agasi mengungkapkan, sebenarnya memang tidak ada aturan baku mengenai penempatan Garuda Pancasila dalam sebuah monumen. Aturan yang ada selama ini lebih banyak mengatur mengenai penempatan lambang negara di ruangan serta untuk upacara.

“Tapi secara etika, memang melihat posisi yang ada, di mana lambang negara lebih rendah dari patung SD kok memang kurang etis,” tandasnya.

Dion Agasi meminta pengembalian lambang negara Garuda pancasila di Monumen Perjuangan dilakukan segera. Jika pengembalian patung tersebut harus menunggu dana dari perubahan anggaran tahun 2021 maka terlalu lama.
“Kita harapkan bisa dilakukan secepatnya,” katanya.

Menurutnya, sudah seharusnya lambang negara yang merupakan simbol negara dan perjuangan bangsa bisa ditempatkan sebagaimana mestinya. Dia menilai OPD terkait bisa menyelesaikannya secara teknis.

Dalam kesempatan itu, Dion menegaskan, adanya tanggapan terkait penempatan patung lambang negara di Monumen Perjuangan dipastikan tidak terkait politik. Apalagi, dikaitkan dengan pemilihan kepala daerah (pilkada) pada 9 Desember 2020 lalu.

Dion menyebut, hal itu merupakan keinginan arus bawah yang disampaikan kepada dewan. “Tidak betul kalau ini terkait pilkada,” tegasnya. (udi/amd)

Lainnya