Jadi Contoh di Indonesia

Jadi Contoh di Indonesia
SUKSES: Suasana peringatan Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) yang dilakukan secara virtual di kantor Pemerintah Desa Krandegan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, Kamis (1/4). (ISTIMEWA)

RADAR PURWOREJO – Penerapan program Desa Cerdas di Desa Krandegan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, mendapat apresiasi. Apresiasi diberikan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate.

Menkominfo berharap Desa Krandegan menjadi contoh untuk desa atau kelurahan lain di Indonesia. “Saya sangat bergembira hati menyaksikan hasil kerja kita. Bisa mendorong transformasi digital di Jateng, khususnya di Desa Krandegan, Purworejo, dan Desa Kemuning, Karanganyar. Dengan pengusulannya, bisa mengantar masyarakat masuk ke era digital,” ujar Johnny dalam acara peringatan Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) yang dilakukan secara virtual Kamis (1/4).

Johnny mengatakan, desa dan kelurahan di Indonesia harus bisa memanfaatkan ruang digitalnya. “Dua desa ini dapat sebagai contoh kesuksesan kita untuk membangun Desa Cerdas. Yakni, kecerdasan digital pemerintahan, ekonomi, kesehatan, lingkungan hidup, pertanian, dan berbagai aplikasi lainnya,” ungkapnya.

Keberhasilan ini diharapkan bisa menjadi contoh lebih dari delapan puluh tiga ribu desa dan kelurahan lain di seluruh Indonesia. “Kita mampu memanfaatkan ruang digital untuk kepentingan, tidak hanya ekonomi. Tetapi, di segala segi kehidupan. Seperti sosial keagamaan, untuk mmbangun solidaritas, untuk kepntingan pendidikan, dan sebagainnya,” papar Johnny.

Dikatakan, pihaknya bertekad membangun infrastruktur di seluruh Indonesia. Semua kelurahan dan desa diharapkan dapat memanfaatkannya dengan baik.

“Setelah ini, kami akan informasikan ke Menteri Desa (Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi) bahwa Indonesia mampu memnjadi bangsa digital. Kita sanggup untuk membangun ruang digital demi kepentingan dan kemaslahatan semua,” harap dia.

Sementara itu, Kepala Desa Krandegan Dwinanto mengatakan, adanya jaringan internet masuk ke desa membawa perubahan yang sangat signifikan. “Mulai dari pelayanan online warga jika ingin mengurus surat tidak perlu datang ke kantor desa, merintis toko online. Kami juga baru saja memasang EWS (early warning system) banjir karena daerah kami daerah banjir,” paparnya.

Selain itu, pihaknya juga telah merintis ojek online. Saat ini driver yang terdaftar sudah tembus empat ratus orang. “Ini sedang kami ikut lombakan. Semoga masuk final,” harapnya.

Selain itu, Pemdes Krandegan juga sedang merintis pasarjasa.id. Yakni, sejenis marketplace yang khusus menyediakan layanan jasa.

“Seperti tukang pijet, servis komputer, elektronik, tukang bangunan, dan sebagainya. Jadi, jika warga butuh jasa, bisa tersedia. Tinggal buka aplikasi itu nanti bisa tersedia. Kami juga telah memiliki sepuluh titik wifi gratis untuk membantu pembelajaran dan ekonomi,” tandas dia. (han/amd)

Lainnya