Ponpes Bangun Akhlak dan Benteng Moral

Ponpes Bangun Akhlak dan Benteng Moral
BANGGA: Bupati Purworejo Agus Bastian memberikan sambutan dalam perayaan akhir tahun di halaman SMP Takhasus Nuril Anwar Desa Maron, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Rabu (7/4). (PEMKAB PURWOREJO FOR RADAR PURWOREJO)

RADAR PURWOREJO – Pondok pesantren (ponpes) memiliki peran penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Terutama dalam mengembangkan dan menyelenggarakan pendidikan agama Islam.

Ponpes merupakan tempat membangun akhlak. Ponpes juga menjadi benteng pertahanan moral.

“Ponpes merupakan lembaga pendidikan yang sangat efektif sebagai benteng pertahanan moral, sekaligus pusat pembangunan akhlak dan pendidikan,” tegas Bupati Purworejo Agus Bastian dalam haflah attasyakur akhirissanah (perayaan akhir tahun) Yayasan Pondok Pesantren Nuril Anwar di Desa Maron, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Rabu (7/4).

Dia menyebutkan, kegiatan tersebut bukan sekadar sarana meluapkan rasa gembira para santri. Kegiatan ini juga untuk menguatkan komitmen pembinaan generasi agar menjadi insan yang berakhlak mulia.

”Para santri merupakan generasi penerus bangsa di masa kini dan masa yang datang. Tetaplah semangat untuk belajar, berkarya, dan berkreasi. Sebab, bangsa ini sedang membutuhkan pemuda yang mempunyai ilmu pengetahuan yang tinggi dengan akidah islamiah,” tegas dia.

Bupati mengatakan, lembaga pendidikan pesantren berperan mendidik para santri sehingga menjadi generasi yang cakap dan cerdas. Selain itu, menjadikan generasi muda yang lebih santun dan mempunyai daya pikir yang tajam.

Hal itu dimaksudkan agar di masa mendatang mampu menjadi generasi yang andal dalam membangun negeri. ”Melalui keteladanan dan ajaran yang diterapkan oleh para ustad dan ustadah, harapannya akan menumbuhkan generasi yang arif dan berakhlak mulia” jelas dia.

Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo akan terus memperhatikan pembangunan pada sektor keagamaan sebagai upaya pembentukan akhlakul karimah. “Hal ini merupakan visi Purworejo Berdaya Saing 2025. Kami akan berkomitmen memberikan perhatian kepada perkembangan seluruh ponpes maupun yayasan pendidikan Islam yang ada di Purworejo,” paparnya.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Nuril Anwar Abdul Chakim Chamid mengimbau para santri terus menuntut ilmu dalam upaya membekali diri untuk masa depan. “Santri di masa mendatang harus menjadi contoh dari segi keilmuan, tingkah laku, maupun segi kemasyarakatan. Santri harus mampu memberikan kontribusi nyata pada masyarakat luas dan pemerintah apalagi dalam situasi pandemi,” tandas dia. (han/amd)

Lainnya