Jangan Ada Slintat-slintut

Jangan Ada Slintat-slintut
(GRAFIS: ERWAN TRICAHYO/RADAR PURWOREJO)

RADAR PURWOREJO – DPRD Kabupaten Purworejo tak tinggal diam menyambut pendaftaran pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dan calon aparatur sipil negara (CASN) periode 2021. Penerimaan pegawai kali ini jangan sampai ada praktik slintat-slintut, aksi main belakang.

“Jadi, jangan dinodai WTP (wajar tanpa pengecualian) itu dengan slintat-slintut (aksi main belakang) dalam rekrutmen CASN dan PPPK 2021. Dan, jangan mentang-mentang saudara atau ada orang dalam jadi backing. Hindari itu,” tegas Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Purworejo Tursiyati kemarin (1/6).

Predikat WTP yang dimaksud Tursiyati yakni keberhasilan Pemkab Purworejo mendapatkan predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) untuk kesembilan kali terkait laporan keuangan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Prestasi yang diraih belum lama ini tersebut merupakan sebuah kabar baik sekaligus tantangan.

Tursiyati menegaskan, rekruitmen PPPK dan CASN kali ini dilakukan secara online. Hal itu baik untuk menghindari kemungkinan nepotisme.

Terkait pendaftaran PPPK dan CASN, Tursiyati mendorong guru honorer sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) untuk mengambil kesempatan tersebut. Mereka diimbau memanfaatkannya.

Ada 1.896 formasi yang disediakan bagi tenaga pendidik. Selain itu, ada 102 formasi tenaga kesehatan formasi CPNS, 27 formasi PPPK, dan 15 tenaga teknis.

“Tahun ini Kabupaten Purworejo mendapatkan alokasi sebanyak 2.039 orang untuk diangkat menjadi CASN dan PPPK. Ambil kesempatan ini sebaik-baiknya,” ucapnya.

Menurut, dewan sudah melakukan audiensi terkait penerimaan CASN dan PPPK 2021 pada Senin lalu (24/5). Hadir dalam kesempatan itu Kepala BKD Kabupaten Purworejo Nancy Megawati.

“Melihat laporan BKD, kami jelas menyambut gembira seleksi CASN dan PPPK 2021 dengan kuota yang cukup banyak ini,” ujarnya.

Berdasarkan data BKD, kebutuhan CASN 2021 untuk jabatan guru kelas dan guru mata pelajaran dalam usulan PPPK ada 1.938 orang dan penetapan 1.821 orang. Sedangakan formasi guru agama Islam usulan 78 orang dan penetapan 75 orang.

Sementara itu, tenaga kesehatan usulan CPNS 102 orang dan PPPK 27 orang. Penetapan CPNS ada 102 orang dan PPPK 27 orang. Tenaga teknis usulan 15 orang dan penetapan 15 orang.

Jadwal tahapan pendaftaran seleksi dimulai 31 Mei hingga 21 Juni 2021. Seleksi administrasi dan pengumuman hasil seleksi pendaftaran pada 1 sampai 30 Juni. Masa sanggah 1 hinga 11 Juli. Pelaksanaan SKD CPNS (CAT BKN) Juli sampai September mendatang.

Tes seleksi kompetensi PPPK guru (CBT Kemendikbud) dilaksanakan tiga kali. Yakni, tes pertama Agustus, tes kedua Oktober, dan tes ketiga Desember 2021.
Pelaksanaan SKD CPNS dihelat September sampai Oktober 2021. Pengumuman akhir dan masa sanggah pada November 2021. Penetapan nomor induk pegawai (NIP) CPNS dan nomor induk PPPK dilaksanakan Desember 2021.

Sementara itu, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Purworejo Irianto Gunawan mengungkapkan hal senada. Dia mengaku organisasi yang dipimpinnya ikut mempersiapkan rekruitmen PPPK tersebut. Khususnya, menyiapkan guru honorer SD dan SMP yang berada dalam lingkupnya.

“Persiapan kami, di antaranya, memberikan pendidikan kilat calon peserta seleksi di setiap cabang PGRI kecamatan,” ungkapnya. (tom/amd)

Lainnya