Setarakan Jabatan, Sederhanana Struktur Organisasi

Setarakan Jabatan, Sederhanana Struktur Organisasi
JANGAN MENGELUH: Bagian Organisasi dan Aparatur Setda Purworejo menyampaikan rencana penyetaraan jabatan administrasi ke dalam jabatan fungsional di Jogjakarta Kamis (3/7). (ISTIMEWA)

RADAR PURWOREJO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo siap merombak birokrasi. Pemkab bakal melakukan penyetaraan jabatan dan penyederhanaan struktur organisasi.

Langkah ini guna menciptakan birokrasi yang agile (lincah). Selain itu, mewujudkan birokrasi yang dinamis dan profesional.

“Penyederhanaan itu juga sebagai upaya peningkatan efektivitas dan efisiensi untuk mendukung kinerja pelayanan pemerintah kepada publik,” ujar Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Purworejo Said Romadhon Kamis (3/7).

Penyetaraan jabatan adalah pengangkatan pejabat administrasi ke dalam jabatan fungsional melalui penyesuaian (inpassing) pada jabatan fungsional yang setara. Adapun ruang lingkup penyetaraan jabatan pada instansi pemerintah meliputi jabatan administrator, jabatan pengawas, dan jabatan pelaksana level eselon V.

Penyetaraan jabatan dilakukan tanpa memperhatikan jenjang pangkat dan golongan ruang yang melekat pada administrator, pengawas, dan pelaksana tingkat eselon V. Penyetaraan menjadi jabatan fungsional di Pemkab Purworejo hanya dilakukan bagi beberapa jabatan administrator dan hampir seluruh jabatan pengawas.

“Untuk jabatan pelaksana (eselon V) tidak ada. Karena, telah dilakukan penataan pada tahap awal,” jelas Said.

Dia menargetkan pelaksanaan penyederhanaan birokrasi di pemerintah daerah segera tuntas. Targetnya selesai 30 Juni mendatang.

Selain penyetaraan jabatan, pemkab juga akan melakukan penyederhanaan struktur organisasi. Hal ini dimaksudkan agar struktur organisasi lebih agile (lincah).

”Nantinya hanya akan ada dua level yakni pimpinan dan kepala bidang. Penyesuaian ini terjadi di seluruh Indonesia. Jadi, jangan mengeluh. Ini harus kita laksanakan dengan baik,” ujar dia.

Disebutkan, bagi administrator, pengawas, dan pelaksana jenjang eselon V yang tidak memiliki kualifikasi atau jenjang pendidikan yang disyaratkan dapat disetarakan ke jabatan fungsional setelah mengikuti uji kompetensi. Mereka yang lulus uji kompetensi dapat dialihkan ke jabatan fungsional lain sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Said menjelaskan, administrator, pengawas, dan pelaksana yang akan mengikuti penyetaraan wajib memiliki pendidikan sesuai persyaratan jabatan paling lama empat tahun sejak dilantik ke jabatan fungsional. “Tupoksinya (tugas pokok dan fungsi) sama hanya terjadi metamorfosis jabatan. Jangan khawatir, tidak ada pemberhentian jabatan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi dan Aparatur Setda Purworejo Ganis Pramudito berhara pelaksanaan penyetaraan jabatan administrasi ke dalam jabatan fungsional dapat berjalan baik dan lancar. Selain itu, antarbidang nantinya tidak ada sekat. Sebab, tidak ada aturan berapa jabatan fungsional di bawah eselon III.

“Tidak perlu khawatir. Bagi yang terkena imbas penyetaraan jabatan, take home pay (pendapatan utuh yang diperoleh) masih sama. Tidak akan turun,” tandas Ganis. (han/amd)

Lainnya