Pemuda Diharap Lestarikan Budaya

Pemuda Diharap Lestarikan Budaya
EKSPRESIF: Salah satu adegan pementasan Sendratari Bedhug Pendowo Jati dalam Pentas Duta Seni 2021 secara virtual di Minggu (6/6). (ISTIMEWA)

RADAR PURWOREJO – Kabupaten Purworejo merupakan daerah yang memiliki kekayaan seni budaya adiluhung. Bumi Berirama juga mempunyai pelaku seni yang andal.

Berpijak pada hal tersebut, Pemkab Purworejo selalu berkomitmen dalam berkesenian. “Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada gabungan seniman Purworejo yang telah bekerja keras dalam menyukseskan duta seni daerah ini. Terutama dalam menampilan pentas budaya sendratari Bedhug Pendowo Jati,” jelas Bupati Purworejo Agus Bastian dalam Pentas Duta Seni 2021 yang diselenggarakan secara virtual Minggu (6/6).

Bastian berharap gelaran tersebut dapat memotivasi generasi muda. Khususnya, para pemuda di Kabupaten Purworejo.

“Semoga gelaran ini dapat menjadi motivasi generasi muda untuk berperan dalam melestarikan budaya daerah,” ujarnya.

Di sisi lain, Bastian mengajak seluruh masyarakat yang menyaksikan pagelaran tersebut untuk terus berkarya meskipun saat ini sedang dilanda pandemi virus korona (Covid-19). “Mari terus berkarya dengan mendepankan persatuan dan kesatuan NKRI, serta jangan lupa menerapkan protokol kesehatan,” ajak dia.

Sebelum pementasan virtual tersebut, ditampilkan beberapa potensi wisata. Di antaranya, Hutan Pinus Kalilo dan Puncak Khayangan Sigendol. Ditampilkan pula kuliner dan produk usaha mikro, kecil dan menengah.

Para pelaku seni dalam gelar potesi daerah potensi tampil semangat. Puncaknya yakni pementasan sendratari Bedhug Pendowo Jati. Sendratari ini mengangkat kisah pembuatan bedug untuk mengimbangi kebesaran dan kemegahan Masjid Agung Purworejo.

Sementara itu, Sekjen Paguyunan Jawa Tengah Frahma Alamiarso memberikan mengapresiasi. Dia memberikan penghargaan atas segala pementasan yang dipertunjukkan dalam pagelaran virtual tersebut.

Menurutnya, pementasan tak hanya sebagai ajang silaturahmi. Kegiatan ini sekaligus dapat digunakan sebagai ajang promosi dan publikasi.

“Mulai dari seni budaya, UMKM, kerajinan, wisata, hingga kuliner. Sehingga masyarakat luas, terutama turis mancanegara, dapat melihat dan berimbas pada peningkatan perekonomian Kabupaten Purworejo,” harap dia. (han/amd)

Lainnya