Calhaj Belum Ajukan Pengembalian

RADAR PURWOREJO – Kementerian Agama (Kemenag) telah memutuskan tidak memberangkatkan calon jamaah haji (calhaj) pada 2021 ini. Kebijakan tersebut tak membuat calhaj asal Kabupaten Purworejo yang seharusnya berangkat ke Arab Saudi melakukan pengajuan pengembalian setoran pelunasan. Hingga kini belum calhaj yang mengajukan permohonan.

“Kalau jamaah 2021 yang tertunda berangkatnya sampai sekarang belum ada yang mengajukan pengembalian setoran lunas,” kata Penyusun Laporan Pengendalian bank Penerima Setoran (BPS) Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Purworejo Azizah Fibriana kepada Radar Purworejo Rabu (30/6).

Dia menyebutkan ada sebanyak 756 calhaj dari Kabupaten Purworejo yang seharusnya berangkat tahun ini. Namun, keberangkatan mereka harus tertunda.

Seperti diketahui, Kemenag sudah memutuskan calhaj yang menarik setoran pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji maka nomor porsinya tidak akan hangus. Mereka tetap akan menjadi diprioritaskan berangkat pada 2022.

Namun, calhaj yang menarik setoran pelunasan dan uang muka biaya haji dianggap melakukan pembatalan. Dengan begitu, nomor porsinya hangus. Ketika kembali mendaftar haji maka berada pada antrean paling belakang.

Azizah menyebutkan, terhitung dari Januari hingga Juni ada 57 calhaj asal Kabupaten Purworejo yang melakukan pembatalan haji. “Lima puluh tujuh tersebut merupakan pembatalan porsi haji. Mereka mengambil setoran awalnya dan porsi hangus,” sebut dia

Disebutkan, jumlah pendaftar haji sepanjang 2021 sebanyak 544 orang dan pelimpahan sebanyak 33 orang. Untuk daftar tunggu ada 17.186 calhaj.
Sementara itu, jumlah calhaj se-Jawa Tengah terdapat 25.345 pendaftar. Ada pembatalan sebanyak 2.871 calhaj dan pelimpahan sebanyak 1.190 calhaj. Sedangkan jumlah daftar tunggu hingga Rabu (30/6) sebanyak 836.497 calhaj. (han/amd)

Lainnya