Harus Siap, Tak Perlu Panik

Harus Siap, Tak Perlu Panik
BERSAMA: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat berada di Balai Desa Wirun, Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Kamis (1/7). (JIHAN ARON VAHERA/RADAR PURWOREJO)

RADAR PURWOREJO – Pemerintah segera menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat untuk mencegah menyebaran virus korona (Covid-19). Rencananya dilaksanakan mulai Sabtu besok (3/7).

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengaku siap melaksanakan PPKM darurat di wilayah yang dipimpinnya. Tak terkecuali Kabupaten Purworejo.

“Kami siap akan sosialisasi ke masyarakat. Jadi, akan sangat bagus jika sebelum 3 Juli bisa melakukan siaran secara terbuka kepada masyarakat terkait PPKM darurat ini,” ujar Ganjar saat lakukan kunjungan ke Desa Wirun, Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Kamis (1/7).

Dia menekankan masyarakat harus siap menerapkan PPKM darurat tersebut. Masyarakat tidak perlu panik.

“Besok itu hanya mengetatkan saja karena situasinya memang sedang tidak baik-baik saja. Sehingga, butuh tindakan yang lebih ketat dan serius,” kata dia.

Ganjar menyebutkan, pemerintah pusat telah mempersiapkan segala sesuatunya untuk melaksanakan PPKM. “Nanti, saya minta tidak boleh ada satupun yang menawar. Semua harus dilakukan dengan baik. Kalau ini bisa dilakukan selama empat belas hari mudah-mudahan langsung bisa menekan (penyebaran Covid-19),” tegas Ganjar.

Dia menyebutkan, segala konsekuensi untuk merespons persoalan yang dilakukan pada 3 Juli sudah dipikirkan dengan baik. Dia telah menggandeng pemkab dan pemkot, TNI/Polri, Babinsa, Babinkamtibmas, camat, kepala desa, dan lurah.

“Jogo Tonggo juga hidup. Kunjungan ini (di Desa Wirun) yaitu salah satunya untuk melihat praktik penanganan itu semua. Karantina wilayah atau lockdown bisa digerakkan dari kekuatan secara kolaboratif,” ujar dia.

Disebutkan, pemerintah dan masyarakat harus bersama. Program Jogo Tonggo menjadi kekuatan masyarakat untuk saling menjaga.

“Ayo kita bereskan bareng-bareng dengan protokol kesehatan yang ketat. Jangan lepas masker. Hindari kerumunan. Cuci tangan sesering mungkin. Jangan bepergian dulu. Sabar. Memang itu tidak nyaman. Tapi insyaallah, itu akan membereskan dengan cepat,” ajak Ganjar. (han/amd)

Lainnya