Pemkab Harus Beri Contoh Baik

Pemkab Harus Beri Contoh Baik
SEHAT: Seorang warga mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 di Aula Jendral Sudirman Kompleks Kodim 0708 Purworejo kemarin (18/7). (HENDRI UTOMO/RADAR PURWOREJO)

RADAR PURWOREJO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo harus menyosialisasikan perpanjangan Pemberlakukan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kepada masyarakat secara tepat dan masif. Seluruh aparatur harus memberikan teladan terkait penerapan protokol kesehatan.

Penegasan tersebut dilontarkan Ketua Fraksi Nasdem DPRD Purworejo M. Abdullah, kemarin (18/7). “Oleh karena itu, kami meminta Pemkab (Purworejo) memberikan sosialisasi secara masif dan memberi contoh yang baik,” tegasnya.

Menurutnya, kebijakan pemerintah untuk menekan angka penularan virus korona (Covid-19) tersebut telah memberikan dampak ekonomi cukup berat bagi seluruh kalangan. Kebijakan ini perlu diiringi pendataan yang dilakukan secara cermat kepada warga paling rentan. Warga yang benar-benar kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Abdullah menyatakan, perpanjangan PPKM tentu menambah beban masyarakat. Terutama mereka yang memiliki penghasilan sehari habis untuk biaya hidup sehari itu juga.

Ditegaskan, pemberlakukan PPKM seolah hanya berdampak positif dan menguntungkan sebagian orang. Di antaranya, mafia obat, alat kesehatan, dan oksigen.

Meski demikian, Abdullah menyatakan, PPKM tetap harus dilakukan dengan pertimbangan keselamatan kesehatan dan nyawa manusia. Siapapun harus menerima konsekuensinya.

Dijelaskan, pemerintah harus menyosialisasikan perpanjangan PPKM Darurat ini kepada masyarakat secara tepat dan masif. Seluruh aparatur juga harus memberikan teladan terkait penerapan prokes.

“Pemerintah harus mengalokasikan bantuan agar mereka bisa melangsungkan kehidupan minimal sampai PPKM Darurat selesai. ASN juga tidak boleh keluar kota terkecuali tugas darurat, berikan sanksi bagi yang melanggar,” jelasnya.

Ditegaskan, masyarakat yang masih mampu memenuhi kebutuhan hidup minimal juga harus bisa menerima dengan lapang dada jika tidak menerima bantuan. “Jangan meri (ingin memperoleh bantuan) bagi yang tidak mendapat bantuan. Di era yang sulit ini, solidaritas harus dikedepankan agar bisa segera keluar dari pandemi yang sangat menyengsarakan ini,” tegasnya.

Abdullah mengajak seluruh elemen masyarakat berdoa bersama sesuai dengan kepercayaan dan keyakinan masing-masing. Ini agar wabah Covid-19 segera lenyap dari muka bumi.

“Jangan ada pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan. Terlebih, para penyelenggara pemerintah dan kesehatan. Sebab, hal itu jauh dari nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya. (tom/amd)

Serbuan Vaksin Targetkan Anak

Kodim 0708 Purworejo kembali memberikan vaksinasi virus korona (Covid-9) secara gratis kepada masyarakat umum. Kali ini kegiatan uang dikemas dengan sebutan Serbuan Vaksin ini difokuskan untuk anak-anak usia 12 sampai 17 tahun. Khususnya, anak yang belum melaksanakan vaksinasi tahap pertama.

Vaksinasi dilaksanakan di Aula Jendral Sudirman Kompleks Kodim 0708 Purworejo kemarin (18/7). Kegiatan ini menggandeng Rumkitban 04.08.03 Purworejo dan Rumah Sakit Panti Waluyo.

”Alhamdulillah animo masyarakat sangat tinggi. Sedikitnya ada lima ratus anak dan dua ratus masyarakat (dewasa) yang telah divaksin. Ke depan semoga lancar sesuai target,” terang Komandan Kodim 0708 Purworejo Letkol Infanteri Lukman Hakim.

Dijelaskan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Polres Purworejo yang juga melakukan kegiatan serupa. Mereka terus bersinergi melayani masyarakat dan mendukung program pemerintah pemberian sejuta vaksin dalam sehari.

“Kegiatan ini akan berhenti ketika pemerintah sudah menyatakan selesai, kami akan laksanakan vaksinasi ini semaksimal mungkin,” jelasnya.

Vena, peserta vaksinasi, megaku lega setelah mendapat vaksin untuk mendukung imunitas tubuhnya. “Vaksinasi ini sangat bermanfaat bagi tubuh. Vaksin juga menjadi persyaratan dalam setiap perjalanan ke luar kota. Saya tetap akan menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin dan penuh kesadaran,” ucapnya.

Di sisi lain, Dandim menegaskan PPKM darurat diterapkan untuk menekan persebaran Covid-19. Dia meminta masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan dengan penuh kesadaran.

“Pemerintah memiliki tujuan yang baik dan terbaik baik rakyatnya. Semua akan terasa ringan jika semua dilaksanakan secara ikhlas dan bersama-sama. Dua tahun sudah kita berada dalam situasi seperti ini. Kita harus segera keluar dari pandemi, kesadaran masyarakat menjadi kunci utama,” tegasnya. (tom/amd)

Lainnya