Tekan Mortalitas Covid-19, Bupati Tekankan Isosat

Tekan Mortalitas Covid-19, Bupati Tekankan Isosat
Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto menyerahkan 20 unit mobil ambulan untuk ditempatkan di 20 Puskesmas yang tersebar di 26 Kecamatan se Kabupaten Kebumen, kemarin.

KEBUMEN, Radar Kebumen-Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto mengimbau masyarakat tetap waspada dan tidak lengah terhadap ancaman Covid-19. Meskipun kasus menurun dan status sudah turun level 3 penerapan PPKM darurat, namun angka kematian atau mortalitas akibat covid-19 dinilai masih tinggi.

“Perlu diperhatikan angka kematian Covid-19 masih cukup tinggi. Rata-rata dalam sehari masih mencapai 4 orang hingga 5 orang. Ini terjadi karena pasien masih memilih dirawat di rumah sendiri,” katanya disela penyerahan 20 unit mobil ambulance untuk Puskesmas Kecamatan, kemarin (2/9).

Dijelaskan, untuk pasien Covid-19 yang komporbit atau memiliki penyakit bawaan lain dan beresiko alangkah lebih baik dirawat di rumah sakit, alternatif lain ditempatkan di isolasi terpusat (Isosat). “Isosat sejauh ini belum dilaksanakan secara maksimal. Dengan itu Pemkab setiap pasien positif harus dibawa ke Isosat. Supaya bisa tertangani dengan baik,” jelasnya.

Ditegaskan, pemerintah menjamin semua fasilitas baik kebutuhan makan dan kesehatan dengan baik. Artinya, pasien Covid-19 tidak perlu khawatir tidak mendapatkan fasilitas yang layak. Semua sudah disediakan Pemda Kebumen dengan pelayanan prima.

“Dijamin tempatnya enak, kasurnya empuk, jika ada yang masih kurang kami siapkan. Tempat bermain, TV kalau dibutuhkan kami siapkan. Yang jelas kebutuhan pokok disiapkan. Jadi jangan khawatir,” tegasnya.

Ditambahkan, secara keseluruhan Kebumen memiliki lima titik atau tempat isosat. Namun sejauh ini masih difokuskan satu atau dua tempat saja. Sebab angka positif di Kebumen menurun. Berdasarkan data terakhir, jumlah pasien Covid-19 yang ada di Isosat berjumlah 21 orang.

“Pemerintah juga akan terus menggencarkan vaksinasi, dalam waktu dekat menyasar siswa di atas usia 12 tahun seiring sudah diizinkannya pembelajaran tatap muka (PTM) di Kebumen dengan kapasitas 50 persen,” ucapnya.

Terkait 20 unit mobil ambulan, Arif mengungkapkan, mobil ambulance ditempatkan di puskesmas kecamatan. “Ini adalah mobil tambahan, sebelumnya 6 unit mobil ambulance lain sudah diberikan lebih dulu untuk puskesmas kecamatan,” ungkapnya.

Dikatakan, Kebumen ada 26 Kecamatan, dan mobil ambulan diberikan dalam rangka mendukung pelayanan kesehatan di masyarakat dalam penanganan Covid-19. “Mobil ini bisa digunakan masyarakat sesuai peruntukannya,” ucapnya. (tom/din/er)

Lainnya