Jangan Khawatir Periksa di Tjokronegoro

Jangan Khawatir Periksa di Tjokronegoro
PUSAT KESEHATAN: Suasana RSUD RAA Tjokronegoro yang kembali menerima pasien umum kemarin (10/9). (BUDI AGUNG/RADAR PURWOREJO)

RADAR PURWOREJO – Pelayanan rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R.A.A. Tjokronegoro Purworejo kembali menerima pasien yang tidak terkait Covid-19. Kebijakan ini diterapkan terhitung mulai 6 September lalu. Masyaratkan tidak perlu khawatir memeriksakan diri di rumah sakit milik Pemkab Purworejo ini.

Kebijakan ini dilandasi makin membaiknya angka kasus Covid-19 di Kabupaten Purworejo. Sebelumnya, rumah sakit ini menjadi salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 di wilayah Kabupaten Purworejo dan sekitarnya.

“Dengan dibukanya pelayanan pasien umum, maka seluruh pasien baik pasien umum maupun BPJS, dapat berobat di RSUD RAA Tjokronegoro,” jelas Direktur RSUD RAA Tjokronegero Tolkha Amaruddin kemarin (10/9).

Dijelaskan, ada 133 tempat tidur yang digunakan pada puncak kasus Covid-19 pada Juli hingga Agustus lalu. Saat ini jumlah tempat tidur dikurangi menjadi hanya 78 tempat tidur.

Rinciannya, empat tempat tidur ICU nontekanan negatif dengan ventilator, 28 tempat tidur di Ruang Kolibri, empat tempat tidur di Ruang Kasuari Isolasi (kebidanan), dan dua tempat tidur di Ruang Kasuari (VK). Selain itu, ada 34 tempat tidur di ruang rawat darurat, dua tempat tidur di instalagi gawat darurat (IGD) khusus Covid-19 nontekanan negatif tanpa ventilator, dan empat tempat tidur di perinatologi khusus Covid-19 nontekanan negatif tanpa ventilator.

Menurutnya, khusus ketersediaan tempat tidur non-Covid-19 berjumlah 90 tempat tidur. Di antaranya, empat tempat tidur kelas VIP (very important person), 6 tempat tidur kelas 1, 24 tempat tidur kelas 2, 34 tempat tidur kelas 3, dan 9 tempat tidur ruang ICU (intensive care unit). Untuk ruang kebidanan tersedia 1 tempat tidur untuk kelas 1, 4 tempat tidur untuk kelas 2, dan 8 tempat untuk tidur kelas 3.

Tolkha menyatakan, masyarakat yang ingin berobat ke RSUD RAA Tjokronegoro tak perlu khawatir tertular virus Covid-19. Rumah sakit berupaya memberikan kenyamanan dan keselamatan maksimal kepada pasien dan pengunjung. Terutama, pelayanan yang tetap mengedepankan protokol kesehatan di era new normal ini.

“Penerapan protokol kesehatan tersebut, di antaranya dengan menerapkan zonasi di area rumah sakit. Semua ruangan terpisah serta tidak campur satu sama lain antara ruangan Covid-19 dengan non-Covid-19. Proses sterilisasi ruangan pasca pelayanan Covid-19 juga sudah dilakukan pada akhir Agustus. Ruangan yang akan digunakan dalam pelayanan rawat inap non-Covid-19 sudah siap dipakai,” ungkapnya.

Penerapan prokes lainnya yakni disediakannya tempat cuci tangan dan handsanitizer sebelum memasuki rumah sakit. Ada pula screening suhu tubuh. Seluruh pasien dan karyawan wajib memakai masker serta jaga jarak antarpasien.

“Selain itu, juga dilakukan penyemprotan desinfektan seluruh area rumah sakit, duduk sesuai kursi yang telah diatur jaraknya, serta seluruh tenaga kesehatan menggunakan APD standar dan telah di vaksinasi Covid-19,” jelas Tolkha. (udi/amd)

Lainnya