Dubes Bangladesh Temui Ganjar Pranowo

Dubes Bangladesh Temui Ganjar Pranowo
KERJA SAMA: Duta Besar Bangladesh untuk Indonesia, Mohammad Mostafizur Rahman menemui Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Selasa (30/11). (ISTIMEWA)

SEMARANG – Jawa Tengah (Jateng) terus dilirik sebagai lokasi investasi, baik oleh investor dalam maupun luar negeri, termasuk Bangladesh. Duta Besar Bangladesh untuk Indonesia, Mohammad Mostafizur Rahman menemui Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Selasa (30/11). Salah satunya membahas terkait jalinan kerja sama dan investasi.

Mostafizur datang bersama para kolega. Kepada Ganjar, Mostafizur mengatakan bahwa kerja sama antara Bangladesh dengan Indonesia sudah terjalin baik sejak lama.”Sejak kemerdekaan, Bangladesh dan Indonesia sudah terjalin kerja sama bilateral yang baik. Maka kami datang ke sini untuk melihat potensi lain yang ada di Jawa Tengah. Kami tertarik karena Jateng memiliki potensi besar dan iklim yang cukup mirip dengan Bangladesh,” tutur Mostafizur.

Banyak kerja sama yang bisa direalisasikan antara Bangladesh dan Jateng. Di antaranya bidang UMKM, pendidikan, pariwisata, dan farmasi.Dikatakana Mostafizur, kedua belah pihak akan melakukan identifikasi untuk pelaksanaan kerja sama. Salah satu yang segera ditindaklanjuti dalam waktu dekat adalah bidang pendidikan.”Kami ingin menghubungkan antara universitas di Bangladesh dan di Jawa Tengah agar bisa melakukan pertukaran pelajar, dosen dan sumber daya lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Ganjar Pranowo menyambut baik kunjungan dubes Bangladesh ke Jawa Tengah. Apalagi, pertemuan itu dilakukan untuk penjajakan kerja sama, termasuk investasi.”Tidak hanya investasi, tapi juga perdagangan, pendidikan, dan lainnya. Apalagi Bangladesh juga sukses membuat vaksin sendiri untuk memenuhi kebutuhan nasionalnya. Buat kita ini menarik, karena kita bisa kerja sama di bidang farmasi,” papar Ganjar.

Ganjar juga tertarik tentang tawaran kerja sama di bidang UMKM dan pengembangan produk halal. Selain itu, ada banyak potensi lain yang bisa dikerjasamakan.”Banyak peluang yang bisa kita optimalkan antara Bangladesh dan Indonesia. Jateng ingin terlibat sekaligus berkontribusi dalam kerja sama kedua negara,” tandas Ganjar. (*/eno/din)

Lainnya