Pelaku Lansia, Pengunggah Anak SD

Pelaku Lansia, Pengunggah Anak SD
DIMINTAI KETERANGAN: Satpol PP Kota Magelang berhasil mengamankan seorang kakek yang diduga pelaku dalam video tindak asusila di Pasar Rejowinangun pada Rabu (16/2) lalu. (ISTIMEWA)

RADAR PURWOREJO – Video berdurasi 19 detik yang sempat mengehobohkan jagat maya, akhirnya menemui titik terang. Polres Magelang Kota bersama Satpol PP berhasil mengidentifikasi terduga pelaku dalam video tindak asusila di emperan toko Pasar Rejowinangun, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang. Ternyata pelaku adalah lansia. Sedang pengunggah video siswa kelas enam SD.

Kapala Satpol PP Kota Magelang Singgih Indri Pranggana mengatakan, pihaknya telah mengamankan terduga pelaku yang berinisial J, warga Kecamatan Magelang Tengah. Singgih menyebut, dia berusia lanjut dan ditangkap di sekitar Pasar Rejowinangun pada Kamis (17/2).

Terduga J ditangkap berdasarkan keterangan warga sekitar pasar. Ciri-ciri serta aktivitas J disebut mirip dengan orang yang diduga menjadi pelaku video mesum tersebut.Singgih mengatakan, terduga J dikenal oleh warga sering mengemis di sekitar pasar. Pihaknya pun belum bisa memastikan dan akan terus menggali lebih lanjut terkait video itu. “Saya belum bisa memastikan. Kami baru dalami karena keterangannya berubah-ubah,” tuturnya, Jumat (18/2).

Saat dimintai keterangan pun, belum bisa dipastikan kebenarannya. Sementara yang bukti yang didapat hanya berupa rekaman video. Singgih mengaku, ada kendala untuk memastikan detail pelaku dan kronologi kejadiannya. “Kami bersinergi dengan Polres Magelang Kota yang juga menyisir ke lokasi untuk mencari bukti lain,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Magelang Kota, AKBP Yolanda Evelyn Sebayang mengatakan, terkait kasus tindakan asusila yang viral di media sosial masih dalam tahap penyelidikan. “Kami sudah menemukan pelakunya, namun masih diklarifikasi terlebih dahulu. Karena yang bersangkutan belum bisa dimintai keterangan,” lanjut Kapolres.

Kapolres menuturkan, terduga pelaku dalam video tersebut belum bisa dimintai keterangan. Sehingga pihaknya belum mengetahui secara pasti siapa sepasang pelaku yang berbuat asusila di emperan toko Pasar Rejowinangun. “Menurut ketarangan terduga, yang bersangkutan sudah berusia 120 tahun,” kata AKBP Yolanda.

Dia menuturkan, petugas kesulitan untuk memintai keterangan pada terduga pelaku. Sebab, dia linglung dan saat ditanya kebanyakan diam. Kapolres juga mengatakan, saat ini terduga pelaku tidak ditahan dan dipulangkan ke rumah.
Para petugas pun masih mengumpulkan keterangan lantaran masih dugaan sebagai pelaku. “Saat ini kami kembalikan ke rumahnya dan sudah diketahui di mana tempat tinggalnya,” ujar Kapolres.

Sementara itu, wanita yang ada dalam video tersebut sudah ditemukan dan diketahui berusia 54 tahun. “Kami masih lidik karena diduga pelakunya ini sudah sangat sepuh dan sangat tua,” tuturnya.

Kemungkinan, keduanya tengah mengalami gangguan sehingga berani melakukan tindak asusila di tempat umum. AKBP Yolanda mengatakan, penyidik masih mengumpulkan bukti-bukti di lapangan. Nantinya, jika sudah ditemukan keduanya mengalami gangguan mental atau gangguan kejiwaan akan dilakukan restorative justice.”Jika memang keduanya ini ada gangguan mental atau ada gangguan kejiwaan mungkin kita akan me-restorative justice untuk kasusnya,” lanjutnya.

Polres Magelang Kota juga telah mengetahui identitas orang yang mengunggah dan menyebarkan video tersebut hingga menjadi viral. AKBP Yolanda menyebut, yang mengunggah merupakan anak kelas enam SD dan yang bersangkutan mendapatkan video dari temannya.

Lebih lanjut, menurut keterangan anak tersebut, dia tidak sengaja mengunggah video tindak asusila di Facebook. “Jadi, kami masih dalam rangka lidik,” tandasnya. (aya/pra)

Lainnya