Kontes Robotik, Ajak Pelajar Melek Teknologi

Kontes Robotik, Ajak Pelajar Melek Teknologi
KREATIF: Anak-anak ketika unjuk gigi merancang robot buatannya sendiri. (ISTIMEWA)

RADAR PURWOREJO – MTs Negeri 1 Magelang menjadi motor penggerak robotik di Magelang dan Jawa Tengah. Melalui kontes robotik, MTs Negeri 1 Magelang mengajak pelajar untuk melek teknologi.

Ketua panitia kontes robotik Asyaningsih menyebutkan, kontes robot yang digelar adalah lanjutan dari program pelatihan, workshop, dan lomba pada 2018. Terbukti, kontes robotik mampu menarik 50 tim dari Jawa Tengah. Dengan rincian 26 tim berasal dari jenjang SD/MI, 17 tim dari MTs/SMP, dan 7 tim lokal.

Menurutnya, kontes ini berguna untuk meningkatkan kualitas penguasaan pada robotik dalam rangka bersaing di dunia pendidikan. Terlebih selama ini, madrasah masih dipandang sebelah mata. “Oleh karena itu, kami ingin menunjukan kualitas kami dari segi robotik,” ungkapnya.

Menurutnya, pelajar bisa turut andil dalam perlombaan robotik di tingkat nasional maupun internasional. Meski hanya menjadi peserta dan tidak mendapatkan juara, keikutsertaan pelajar mampu mengembangkan kemampuan siswa. Seperti yang selama ini dilakukan MTs Negeri 1 Magelang. Namun di kesempatan lain saat kontes robotik di Malaysia, timnya menjadi yang terbaik.

Dalam kontes ini, para pemenang akan mendapatkan trofi dan serfitikat. “Nanti, mereka juga akan diperhatikan oleh tim agar ke depan jika ada kontes nasional maupun Internasional bisa diikutisertakan,” tuturnya.

Secara tidak langsung, jelas Asyaningsih, robot dapat membantu segala kebutuhan manusia. Jika anak sejak dini dikenalkan dan dijelaskan mengenaik teknologi robotik, maka ke depannya mereka mampu menguasai teknologi dan tidak bergantung pada dunia luar.

Sementara itu, Kepala Subbagian Tata Usaha Kementerian Agama Kabupaten Magelang Khoironi Hadi menilai, kontes robotik adalah kegiatan positif dan langka. Termasuk dapat menghadirkan pakar robotik untuk mengajari dari A sampai Z. Sehingga dia berharap, anak-anak benar-benar mengetahui ilmu dan teknologi.

Menurutnya, ilmu teknologi terapan seperti ini sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Terlebih, dengan era yang serba digital saat ini. “Oleh karena itu, anak-anak akan dibimbing dan terus diajari sehingga akan menjadi penemu-penemu yang hebat,” harapnya.

Khoironi pun turut mendukung kontes robotik tersebut. Dia juga mengimbau, agar anggaran madrasah dapat dialokasikan untuk kegiatan positif. Terutama dalam mengembangkan bakat dan minat para peserta didik. Sehingga, nantinya pelajaran tidak hanya teori di dalam kelas. “Melainkan dengan praktik,” tegasnya. (aya/eno)

Lainnya