Buktikan Jadi SMK Pusat Keunggulan,

Buktikan Jadi SMK Pusat Keunggulan,
BIKIN BANGGA: Kepala sekolah SMK TI Kartika Cendekia Purworejo Agus Setya Ardianto (tengah) bersama siswa berprestasi pada LKS tingkat Kabupaten Purworejo. (ISTIMEWA)

RADAR PURWOREJO – Sebagai SMK Pusat Keunggulan (PK), SMK TI Kartika Cendekia Purworejo membuktikannya pada lomba kompetensi siswa (LKS) SMK tingkat Kabupaten Purworejo pada 24 hingga 28 Januari 2022 lalu. Mereka berhasil meraih empat trofi di ajang tersebut.

Kepala Sekolah SMK TI Purworejo Agus Setya Ardianto menyebutkan ada dua cabang lomba yang berhasil mendapatkan peringkat yaitu teknologi desain grafis dan teknologi informasi sistem administrasi jaringan. Sedang, untuk cabang lomba teknologi informasi piranti lunak untuk bisnis mendapat peringkat dua dan teknik desain laman mendapatkan peringkat tiga.

Adapun, siswa SMK TI yang mendapat predikat juara antara lain, juara satu lomba teknologi informasi sistem administrasi jaringan (IT Network System Administration) Tresna Raditya dan juara satu lomba teknologi desain grafis (Graphic Design Technology) Aji Irawan Diantana. Kemudian, juara tiga teknik desain laman (Web Technology) Fajar Bayu Timur dan juara dua teknologi informasi piranti lunak untuk bisnis (IT Software Solution for Business) Putut Priambodo.

Agus berharap, ke depan siswa dan siswi SMK TI khususnya yang mendapat peringkat di ajang LKS tersebut dapat memanfaatkan dan mengaplikasikan ilmu atau pengalamannya dengan baik. Pun, menjadi motivasi siswa lain untuk kreatif dan inovatif. “Semoga ilmunya dapat bermanfaat juga untuk masyarakat atau dirinya saat memasuki dunia kerja,” harap dia.

Dikatakan, SMK TI termasuk masih baru,yaitu baru berdiri pada 2009 lalu. Bahkan, pada saat awal berdiri baru ada dua jurusan teknik komputer dan jaringan (TKJ) serta jurusan multimedia. Akhirnya, pada 2021 mendapatkan predikat SMK Pusat Keunggulan.

Agus menyebutkan, SMK Pusat Keunggulan merupakan perwujudan visi Presiden Joko Widodo terkait pembenahan pendidikan vokasi sebagai strategi pengembangan sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Dengan mendapat predikat tersebut jurusan TKJ diubah menjadi teknik jaringan komputer dan telekomunikasi. Dan, untuk multimedia diganti menjadi desain komunikasi visual (DKV).

SMK yang berada di bawah naungan Yayasan Kartika Puri Purworejo itu mendapat posisi 90 terbaik dari 901 SMK se-Indonesia yang mendapatkan predikat tersebut. “Di Purworejo yang terpilih hanya kami,” kata dia. (han/din)

Lainnya