Wajibkan Para Siswa Jajan di Sekolah

Wajibkan Para Siswa Jajan di Sekolah
MENYENANGKAN : Para siswa SD Muhammadiyah Kemiri (MURI), Purworejo antusias mengikuti kegiatan market day di halaman kompleks sekolah , kemarin (24/2). (HENDRI UTOMO/RADAR PURWOREJO)

RADAR PURWOREJO – SD Muhammadiyah Kemiri (MURI), Purworejo belum lama ini menggelar market day. Salah salah satu sekolah teladan di Purworejo ini berharap lewat kegiatan ini akan melatih kemandirian, jiwa wirausaha sekaligus membentuk karakter entrepreneurship para siswa sejak dini.

Kegiatan itu berlangsung asik dan menyenangkan. Ada yang siswa belajar menjadi penjual dan sebagian menjadi pembeli. Keduanya saling mengenal nilai ekonomi produk hasil karya yang dibuat bersama. Mirip seperti pasar, pihak sekolah membuatkan stand penjualan.

Berbagai jenis kuliner jajanan sehat diperjualbelikan. Semua adalah hasil karya siswa, dibantu orang tua wali tentunya. Mereka dilatih tekun, menata barang dagangan hingga tampil menarik dan menarik untuk dibeli. Semua terlihat riang, antusias. Halaman sekolah menjadi ramai. Seru sekali.

Kepala SD Muhammadiyah Kemiri Widi Hastomo mengatakan, ini adalah salah satu konsep sekolah menyenangkan. Dibungkus dengan event market day program Sabtu Ceria. Sekolah selama ini memang tidak membiasakan anak-anak membawa uang saku, tidak boleh jajan.

Pihak sekolah sudah menyediakan jasa catering, sehingga siswa tidak jajan sembarangan. “Sudah genap dua tahun peserta didik tidak diperbolehkan membawa uang saku untuk jajan. Khususnya hari ini, mereka boleh membawa uang saku, disarankan untuk jajan sepuasnya, praktik bertransaksi,” katanya.

Menurutnya, pada kegiatan kali ini penjualnya adalah siswa kelas 3, paguyuban wali kelas 3 dilibatkan. Siswa selain kelas 3 menjadi pembelinya. Di SD Muri, siswa kelas 3 terbagi dua kelas paralel, yakni kelas 3 Hasan Al Bashri dan Shalahuddin Al Ayyubi. Jumlah siswanya ada 42 anak. “Market Day siswa kelas 3 membuat stand. Total Ada sembilan stan (kedai), produk yang dijual berupa aneka makanan kuliner anak, tentunya jajanan yang sehat,” ujarnya.

Ditambahkan, melalui kegiatan tersebut, sekolah berharap banyak pelajaran yang dipetik para peserta didik. Siswa bisa mempelajari hukum transaksi, jual beli itu juga ada adabnya, salah satunya jujur untuk menawarkan, jika uangnya lebih harus dikembalikan. “Berdagang itu boleh mencari untung, namun adabnya tetap harus jujur,” ucapnya

Dijelaskan, market day sudah menjadi agenda rutin setahun sekali, sebuah kegiatan utama dalam program Sabtu Ceria SD Muri. Dalam kesempatan yang sama juga ada cooking class, outing class, dan file trip. Semuanya masuk konsep sekolah menyenangkan. “Harapannya anak-anak bisa praktik jual beli dan terinspirasi menjadi pengusaha sukses,” jelasnya.

Faiziyah, siswa kelas 3 mengaku sangat senang mengikuti Market Day. Ia juga teman-temannya asik menyajikan empek-empek, jasuke, jus jambu, sosis, es buah dan lainya. “Laris manis, oh ya yang bikin mama, saya cuma jual tok,” selorohnya polos. (tom/din)

Lainnya