Haus Belajar, Tetap Bekerja dan Bantu Ibu Jualan

Haus Belajar, Tetap Bekerja dan Bantu Ibu Jualan
TERBAIK: Roro Purworejo 2021 Putri Nashta Yulia saat berada di Museum Tosan Aji Purworejo. (JIHAN ARON VAHERA/RADAR PURWOREJO)

RADAR PURWOREJO – Menyandang gelar Roro Purworejo adalah dambaan. Gelar tersebut kini dirasakan Putri Nashta Yulia, 18. Gadis asal Pandekluwih itu baru saja dinobatkan sebagai Roro Purworejo 2021 pada Rabu malam (23/6). Dia miliki jiwa optimistis dan mau untuk terus belajar.

“Ajang ini baru peetama kali saya ikuti. Tahun lalu pernah ikut mendaftar online tapi tidak jadi diadakan karena Covid-19. Alhamdulillah bisa menjadi Roro Purworejo tahun ini,” ujar Roro Purworejo 2021 Putri Nashta Yulia kepada Radar Purworejo Kamis (24/6).

Putri mengaku tidak menyangka akan mendapatkan gelar Roro Purworejo dalam ajang pemilihan Bagus Roro Purworejo 2021. Sebab, dia mengakui pesaingnya memiliki kelebihan masing-masing.

“Kalau senang banget, itu pasti. Nggak expect juga bakal sejauh ini karena memang awalnya target saya tiga besar juga sudah alhamdulillah. Melihat pesaing yang lain juga bagus-bagus banget tapi ternyata saya yang diamanahkan bisa dapat juara satu. Sangat bersyukur dan kaget pas diselempangin selempang Roro Purworejo,” ungkap gadis kelahiran Batam 6 Juli 2002 itu.

Tak hanya cantik, Putri juga miliki prestasi membanggakan. Dia pernah menjadi anggota Paskibraka Provinsi Jawa Tengah pada 2018 dan juara pertama handball Kejurkab Purworejo 2018.

Perempuan yang saat ini menjadi salah seorang staf tata usaha di SMPN 24 Purworejo tersebut memiliki sejumlah hobi. Yakni, traveling, fotografi, dan modeling.

Meski terbiasa tampil di depan publik, Putri mengaku ajang Bagus Roro Purworejo menegangkan. Namun, hal itu tentu menjadi pengalaman berharga dan tak terlupakan.

“Semua tahapan cukup deg-degan karena tingkah laku kami semua dinilai. Kalau saya, yang buat sepaneng waktu tes unjuk bakat karena saya sebenarnya tidak punya bakat yang dominan. Hanya, bisa nari sedikit-sedikit. Jadi, ya, itu yang buat paling deg-degan,” katanya.

Putri mengaku tidak akan banyak mengubah kebiasaan sehari-hari setelah memikul gelar Roro Purworejo. “Saya tetap bekerja dan bantu ibu jualan juga. Saya mau menambah kebiasaan untuk lebih banyak belajar tentang Purworejo lagi dan bisa mengajak teman-teman serta masyarakat untuk cinta Purworejo juga,” paparnya.

Putri punya target untuk mengikuti ajang Mas Mbak Jawa Tengah. ”Untuk target saat ini adalah di Mas Mbak Jawa Tengah bisa mendapatkan gelar dan juara juga nantinya,” harap alumni jurusan akuntansi SMK Batik Perbaik Purworejo tahun 2020 itu.

Dikatakan, kemenangan tersebut merupakan awal untuk terus mengembangkan potensi dirinya. Dia tak akan pernah melupakan usaha yang selama ini dilakukan. Pun, dia berharap dirinya selalu haus akan ilmu dan pengalaman. Putri memiliki visi dan misi besar. Visinya adalah mewujudkan Kabupaten Purworejo sebagai kawasan pengembangan budaya dan sentral pariwisata Jawa Tengah.

“Misi saya yaitu dengan menerapkan dan mengembangkan digital tourism dan mengajak generasi milenial sebagai promotor pariwisata dan kebudayaan Kabupaten Purworejo,” jelas dia. (amd)

Lainnya