Kenalkan Minuman Rempah ke Milenial

Kenalkan Minuman Rempah ke Milenial
HANGAT: Pengunjung menikmati suasana Kedai Ndelikwae di Cangkrepkidul, Kecamatan/Kabupaten Purworejo. (JIHAN ARON VAHERA/RADAR PURWOREJO)

RADAR PURWOREJO – Ndelikwae merupakan kedai kopi dan rempah. Saat pandemi Covid-19, kedai ini kian ramai. Minuman rempah semakin diminati masyarakat.

Bermula dari melihat peluang di mana belum banyak kedai rempah di Kabupaten Purworejo. Lantas, diputuskan mendirikan kedai rempah. Namanya Ndelikwae. Berdiri pada 2019.

Kedai rempah tersebut adalah Ponco Fitriatmoko. Kedainya berada di Cangkrepkidul, Kecamatan/Kabupaten Purworejo.

“Saya melihat di Purworejo kedai rempah bisa dihitung, kalau kopi banyak. Dari situ, saya melihat peluang, kemudian saya mencoba untuk buat kedai kopi dan rempah,” ungkap dia kepada Radar Purworejo Senin (28/6).

Ponco memiliki bekal ilmu tentang rempah. Dia pun semakin mantap untuk membuat kedai rempah.

“Saya pernah belajar soal rempah dulu di Solo. Buka ini sekaligus untuk memperkenalkan rempah kepada masyarakat, khususnya generasi milenial, tentang minuman asli Nusantara. Indonesia kan pernah dijajah. Salah satunya karena kekayaan rempahnya,” sebut Ponco.

Ponco mengimplementasikan misi memperkenalkan rempah saat konsumen memesan menu. Sembari melayani konsumen saat memesan, dia menjelaskan terkait khasiat rempah yang dipakai untuk meracik menu yang dipesan.

Bahkan, dia menawarkan menu yang dinilai cocok dengan kondisi konsumen. “Saya dapat rempahnya dari petani. Ada Kaligesing, Bruno, Gebang juga. Saya juga menanam jahe sendiri di pot-pot begitu,” katanya.

Ponco menyatakan nama Ndelikwae diambil karena letak kedai yang bersembunyi atau jauh dari jalan utama. Nama itu dipilih agar lebih mudah diingat oleh masyarakat.

“Jadi, misal ada yang tanya ’Nongkrong ngendi ki?’ ’Ah, ndelik wae’. Begitu,” sambung dia.

Kedai Ndelikwae tersebut ramai pengunjung. Mulai anak-anak hingga orang tua.

Promosi dilakukan melalui Instagram. Selain itu, promosi juga dari mulut ke mulut yang dilakukan oleh para konsumen.

“Kalau sasarannya semua kalangan. Makanya, kami juga menyediakan kopi untuk milenial dan rempah untuk kalangan di atas 35 tahun. Konsep awalnya begitu. Tetapi, sekarang banyak milenial yang justru pesan rempah,” kata dia.

Terlebih, saat pandemi Covid-19 rempah-rempah dipercaya dapat menangkal virus karena dapat meningkatkan imunitas tubuh. “Sebelum adanya korona cukup sepi. Setelah adanya korona justru rempah menjadi dilirik oleh masyarakat. Alhamdulillah. Yang jadi menu favorit di sini jahe rempah,” ujarnya.

Menu yang disuguhkan sangat bervariasi. Ada bandrek, susu jahe, teh rosella, wedang secang, jahe temulawak kunir, kunir asem, dan aneka kopi. Ada pula mendoan.

Harga yang ditawarkan bersahabat. Yakni, mulai sekitar Rp 6 ribu.
“Kami buka setiap hari dari pukul 17.00 sampai pukul 23.30. Malam Jumat kami libur,” jelas Ponco. (amd)

Lainnya