KONI Jaring Bakal Calon Ketum

KONI Jaring Bakal Calon Ketum
KOORDINASI: Pengurus KONI Kabupaten Purworejo mengelar rapat dengan tim penjaringan terkait persiapan musorkablub di Kantor KONI Purworejo kemarin (3/6). (HENDRI UTOMO/RADAR PURWOREJO)

RADAR PURWOREJO – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Purworejo segera menggelar musyawarah olahraga kabupaten luar biasa (musorkablub). Kegiatan yang rencananya digelar 26 Juni mendatang ini untuk memilih ketua umum (ketum) periode 2021-2025.

Wakil Ketua Bidang Organisasi KONI Purworejo Aris Himawan mengatakan, informasi terkait pendaftaran bakal calon ketum telah dipublikasikan kepada seluruh pengurus KONI, cabang olahraga (cabor), dan pihak-pihak terkait. Pendaftaran bakal calon (balon) ketum dibuka sejak hingga 5 Juni.

Sejumlah nama sudah mengambil formulir pendaftaran. “Pendaftaran masih berlangsung dua hari lagi. Tim penjaringan masih bekerja,” ucapnya di kantor KONI Purworejo kemarin (3/6).

Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Tri Sapto Argo mengatakan, tahap pengembalian dan pengembalian berkas pendaftaran dijadwalkan 7 sampai 9 Juni pukul 16.00. Verifikasi dan pemenuhan berkas dijadwalkan 9 hingga 16 Juni.

“Setelah itu, penetapan calon dan pengumuman yang dijadwalkan pada 18 Juni 2021,” katanya.

Dijelaskan, sedikitnya ada enam persyaratan umum bagi balon ketum. Di antaranya, mempunyai kemampuan manajerial, pengabdian, dan waktu yang cukup untuk mengelola organisasi keolahragaan. Selain itu, harus memahami, konsekuen, dan konsisten melaksanakan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga KONI.

Persyaratan lainnya yakni mampu menjadi pengayom dan pemersatu semua unsur masyarakat olahraga. Juga, mempunyai visi yang luas dalam membina olahraga prestasi.

Bakal calon juga mesti mampu menjalin kerja sama dengan badan-badan usaha dan instansi terkait untuk menunjang pembinaan olahraga prestasi. Termasuk, mampu menggalang kerja sama dengan badan-badan keolahragaan tingkat regional dan dunia.

Bakal calon juga harus memenuhi persyaratan khusus yakni pernah menjadi ketua cabor tingkat kabupaten minimal satu periode atau ketua KONI kabupaten. Selain itu, menjadi pengurus inti KONI tingkat Kabupaten Purworejo atau pengurus KONI Provinsi Jawa Tengah.

Setiap vakal calon harus mendapatkan dukungan tertulis minimal dari sembilan cabor anggota KONI Purworejo. Persyaratan lainnya yakni setiap bakal calon wajib mengundurkan diri sebagai ketua cabor tingkat kabupaten atau provinsi yang dibuktikan dengan surat pernyataan tertulis di atas materai.

”Tidak sedang menjabat jabatan publik dan struktural dengan dibuatkan surat pernyataan di atas materai,” jelasnya. (tom/amd)

Lainnya