SMPN 17 Barometer Bola Tangan

SMPN 17 Barometer Bola Tangan
PRESTASI: Tim bola tangan putri SMPN 17 Purworejo saat menjadi juara Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kabupaten Purworejo 2021, kemarin. (Hendri utomo/radar purworejo)

RADAR PURWOREJO – Tim bola tangan putri SMPN 17 Purworejo kembali tampil sebagai juara pertama dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kabupaten Purworejo 2021. Mereka berhasil mengandaskan harapan tim putri SMPN 21 Purworejo dalam laga final yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Sarwo Edi Wibowo Purworejo.

Keberhasilan tersebut menjadikan tim putri SMPN 17 tampil sebagai juara selama dua tahun berturut-turut. “Tim putri yang menjadi andalan kami, kendati tim putra juga berhasil meraih juara dua. Dengan keberhasilan ini, kami bisa dikatakan sebagai barometer untuk tim putri di Kabupaten Purworejo,” ucap pelatih sekaligus guru olahraga SMPN 17 Zoko Ian Isnanto kemarin (28/6).

Dijelaskan, tim bola tangan SMP N 17 Purworejo kini sedang menghadapi seleksi Popda Karesidenan Kedu yang rencananya diselenggarakan Agustus mendatang. Peserta dibatasi batasan umur maksimal kelahiran 2003.

“Seleksi akan dilakukan kembali untuk menyusun tim terbaik atlet bola tangan Kabupaten Purworejo pada Popda Karesidenan Kedu,” jelasnya.

Menurutnya, cabang olahraga bola tangan sudah dikenalkan di Kabupaten Purworejo sejak 2015. Namun, siswa SMPN 17 baru mulai mengenalkan bola tangan pada 2018. Tepatnya, saat ada kejuaraan kebupaten dan langsung berhasil menjadi juara pertama.

Asosiasi Bola Tangan Kabupaten Purworejo kemudian memasukan olahraga ini dalam popda tingkat Kabupaten, Kedu, hingga Provinsi Jawa Tengah. “Kami akhirnya serius untuk melatih anak-anak. Hasilnya dua kali Popda kami berhasil menjadi juara,” ujarnya.

Ditambahkan, SMPN 17 memasukkan bola tangan dalam kegiatan ekstrakurikuler siswa. Latihan rutin dilaksanakan sekali dalam sepekan.

Siswa mengikuti latihan fisik, teknik dasar bola tangan, hingga menyusun pola permainan yang baik. “Sejak pandemi kami mengadakan latihan. Kalau ada event pertandingan kami baru latihan secara maraton seminggu sebelum bertanding. Dengan keberhasilan ini, kami bisa dikatakan sebagai barometer untuk tim putri di Kabupaten Purworejo,” katanya. (tom/amd)

Lainnya